More
    HomeKomunitasMTR Jember, Menyerukan Bahaya Utang dan Riba ke Seluruh Lapisan Masyarakat

    MTR Jember, Menyerukan Bahaya Utang dan Riba ke Seluruh Lapisan Masyarakat

    Published on

    spot_img

    LokalKarya.id – Di dalam hidup, manusia biasanya suka berkumpul dengan yang mirip dengannya. Kemiripan hobi, tujuan, aktivitas, agama, suku dan lain-lain. Perkembangan media sosial di zaman teknologi informasi ini pun memberikan kesempatan besar bagi siapa saja untuk berinteraksi dan membuat gerakan nyata. Maka tak jarang suatu kelompok yang intens berkomunikasi di dunia maya, bisa membuat perubahan di dunia nyata.

    Di Jember, ada sebuah komunitas yang menamakan dirinya Masyarakat Tanpa Riba (MTR). Komunitas ini merupakan bagian dari komunitas Kampung Syarea World (KSW), sebuah komunitas yang awalnya merupakan komunitas bagi para developers, landlords, dan business dalam bidang real estate dan property. KSW berkomitmen mengembangkan bisnis syariah tanpa riba, tanpa utang, dan tanpa akad-akad bathil.

    Seiring berjalannya waktu, komunitas ini pun berkembang hingga ke seluruh lapisan masyarakat, kini siapa saja bisa masuk menjadi member Masyarakat Tanpa Riba, bahkan mahasiswa sekalipun. Dan komunitas ini telah terbentuk dan tersebar hampir di 70 kota di Indonesia.

    Dalam komunikasinya, MTR membentuk WAG (Whatssapp Group) di tiap kota, dimana pengurus atau adminnya akan disebut volunteers. Melalui WAG ini, akan diinformasikan event-event MTR skala nasional. Melalui WAG ini pula, member bisa bertanya mengenai permasalahan muamalah (transaksi) dan persoalan lainnya dalam kehidupan sehari-hari dan membahasnya dari sudut pandang Islam.

    “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS.Al-Baqarah : 208)

    Ayat tersebut merupakan VISI yang diusung oleh komunitas MTR dalam rangka melaksanakan perintah Allah untuk menegakkan Islam secara kaffah (menyeluruh). Misinya adalah menyeru, membimbing, dan menyelamatkan umat dari fitnah riba dalam berbagai bentuknya serta mengupayakan optimalisasi potensi umat dengan sinergi yang syar’i.

    Karena visi dan misinya yang tidak main-main, maka di setiap WAG MTR memiliki rules of the game yang unik : Pertama, sesama member agar saling ta’aruf (berkenalan), tidak hanya di dunia maya, namun bisa berlanjut dalam kehidupan nyata, sehingga sangat dianjurkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan MTR agar dapat saling bertemu dan berinteraksi.

    Kedua, dilarang copas. Setiap member dilatih untuk mengutarakan kata-katanya sendiri, MTR tidak menerima member dengan mental plagiator. Ketiga, dilarang menjadi penonton atau silent reader, setiap orang harus berusaha memberikan kontribusi agar memiliki manfaat bagi warga lainnya.

    Keempat, dilarang share berita hoax, sampah, dan gosip. Postingan haruslah berupa sesuatu yang akan membuat kehidupan pribadi, bisnis, keluarga, keuangan, spiritual, dan sosial menjadi lebih baik. Kelima, membiasakan diri menjadi bagian dari tata kehidupan yang Islami, menjadi pribadi yang bertakwa dan ber-amar ma’ruf nahi munkar.

    Keenam, melakukan marketing dan selling di dalam grup hanya di hari Sabtu. Ketujuh, posting informasi event selain dari MTR harus minta ijin admin, dan pembatasan posting foto maksimal 3 gambar. Bila terjadi pelanggaran terhadap rules of the game, maka member akan dikeluarkan dari grup, namun akan dikembalikan lagi bila bersedia mempelajari dan mentaati kembali peraturan grup.

    Selain interaksi di dalam grup WAG, MTR memiliki beberapa kegiatan untuk melayani ummat. Pertama, Kajian Fikih Muamalah setiap bulan yang biasanya diasuh langsung oleh Ustad Shidiq Al-Jawi. Kedua, secara kondisional ada kegiatan DOTS (Dakwah On The Spot), yaitu berupa tebar brosur informasi mengenai event-event tertentu MTR atau edukasi bahaya utang dan riba, DOTS biasanya diadakan di alun-alun Jember pada saat Car Free Day.

    Ketiga, kopdar warga MTR. Pada kopdar setiap warga MTR bisa hadir dan menyampaikan ‘uneg-uneg’nya mengenai permasalahan hidup terutama yang berkaitan dengan utang dan riba. Keempat, event skala nasional biasanya berupa seminar, training, dan workshop.

    Khusus untuk MTR Jember, memiliki kantor helpdesk sendiri di DT19.CO, Jalan Danau Toba No. 19 Jember. Helpdesk ini berfungsi bagi siapa saja yang ingin ‘curhat’ mengenai permasalahannya agar mendapatkan pencerahan dan solusi dari ‘dokter’ MTR yang sudah berpengalaman.

    Selain itu, kegiatan MTR Jember bisa diakses dengan mudah melalui fanpagenya : Masyarakat Tanpa Riba Chapter Jember. Dalam waktu dekat, MTR Jember berkolaborasi dengan Smart Parents Institute mengadakan kelas parenting bagi orang tua yang ingin belajar mendidik anak sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    “Mencari ilmu itu seperti halnya ibadah, mengungkapkannya seperti halnya bertasbih. Menyelidikinya seperti halnya berjihad, mengajarkannya seperti halnya bersedekah. Dan memikirkannya seperti halnya berpuasa.”

    Harapannya, dengan adanya komunitas Masyarakat Tanpa Riba, ummat memiliki ilmu tentang bahaya utang dan riba bagi kehidupan di dunia dan akhirat hingga tumbuh kesadaran untuk kembali kepada pengaturan Illahi yang hakiki.

    Bila ingin menjadi bagian dari komunitas Masyarakat Tanpa Riba, bisa segera menghubungi Call Centre MTR Jember via WA di 081-5566-311-42.

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...