LokalKarya.id – Masih ingat kisah Tante Puspa Dewi yang beberapa waktu lalu terkenal karena ke-awet mudaan-nya? Meski usianya sudah memasuki setengah abad, namun paras cantik tubuhnya masih seperti anak kuliahan berumur dua puluhan. Percaya atau tidak?
Ternyata keawetmudaan yang didapatkannya bukan karena rajin datang ke salon atau melakukan perawatan kecantikan mahal-mahal, apalagi pakai susuk. Melainkan hanya dengan menjalankan pola hidup sehat. Selain rutin berolahraga setiap hari, rupanya ia juga mengatur pola makan. Sederhananya, ia mengonsumsi katering diet sehat yang diproduksi oleh kedua anaknya. Berkat katering diet sehat, kini ia sekeluarga memiliki body goals yang diimpikan oleh banyak orang.
Katering diet sehat ala keluarga Tante Puspa Dewi nggak hanya ditemukan di Jakarta saja, loh. Melainkan ada juga di Jember, namanya Picatering, dikelola oleh anak muda Jember.
Vita Opica Sukmawati (26) adalah sosok yang berperan di balik dapur Picatering. Kisahnya dimulai dari dirinya sendiri yang dulunya berbadan big size. Sebenarnya ia paham bahwa memiliki ukuran tubuh yang besar, tentu juga diikuti oleh dampak fisik yang dialami tubuh. Misalnya, mudah lelah, rawan obesitas, sering asam urat, dan sebagainya. Namun, keingingian untuk makan dan ngemil justru lebih kuat untuk mendorongnya makan di luar kendali.
Sampai akhirnya, suatu hari dia ngobrol dengan kawannya yang sempat gemuk saat hamil namun kini sudah memiliki badan ideal setelah melahirkan. Setelah ditanya apa resepnya, ternyata kawannya itu mengonsumsi makanan sehat dari resep dokter. Berbekal resep dokter untuk makanan ibu hamil, Vita pun mulai menjalani hidup sehat.
Tak disangka, lemaknya mulai menyusut dan hasilnya telah terlihat nyata. Berat badannya turun sebanyak 20 kg. Teman-temannya merasa pangling dengan keadaan Vita sekarang ini yang badannya sudah hampir mendekati ideal, namun keberhasilannya dirasa lumayan mengingat fakta bahwa menurunkan 5 kg saja susah, apalagi 20 kg.

Tentu saja, teman-temannya langsung menodong Vita untuk membeberkan rahasia penurunan berat badannya. Ia pun menjawab dengan sederhana, bahwa ia hanya menjalankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan non MSG dan serba sehat. Tiba-tiba, satu persatu, ia diminta secara khusus oleh teman-temannya untuk membuatkan menu makanan diet sehat, lengkap dengan sajian makanan yang inginnya diterima langsung oleh temannya. Vita menyanggupinya.
Menjalani bisnis katering diet sehat ini bukan perkara mudah yang dilakukan oleh Vita, apalagi ia masih mengenyam pendidikan profesi dokter gigi di salah satu universitas negeri di Jember. Jadi dia harus pandai-pandai mengatur waktu antara pendidikan dan bisnisnya.
Sebelum fajar menyingsing, ia berangkat ke pasar untuk membeli bahan makanan. Bermodalkan alat dapur yang dimiliki oleh mamanya, ia memasak sendiri makanan kateringnya, kemudian diantarkannya sendiri pula ke rumah pelanggannya. Sekitar jam 9 pagi sampai jam 2 siang, dia berada di kampus untuk studi. Setelahnya, dia harus memasak lagi untuk menu sore, kemudian mengantarkannya sendiri ke rumah pelanggan. Malamnya, baru ia beristirahat. Begitu seterusnya setiap hari.
Namun kini seiring berjalannya waktu, bisnis katering diet sehatnya semakin terkenal dan memiliki banyak pelanggan. Maka dari itu, ia membutuhkan karyawan supaya katering diet sehatnya tetap terjaga kualitas dan kuantitasnya. Kini ia memiliki 3 tukang masak dan 1 kurir. Namun tetap, ia yang mengatur menu makanan para pelanggannya.
Hingga kini, Picatering telah berkembang pesat dan memiliki banyak pelanggan setia. Pelanggan setianya tak hanya berasal dari Jember saja, ada pula dari luar kota sehingga ia pun mulai membuka cabang di Banyuwangi. Pun rencanananya, tahun depan ia akan melebarkan sayap ke kota Surabaya dan Jakarta.
Bisnis yang dijalani Vita ini bukanlah sembarang bisnis, melainkan ada misi ‘terselubung’ untuk mengembalikan pola hidup sehat. Pada menu katering diet sehat yang ditawarkan, Vita tak hanya menerapkan no MSG saja, melainkan ada juga beberapa prinsip memilih bahan makanan yang baik untuk menunjang hidup sehat.

Pada kateringnya, Vita tidak lagi menggunakan beras putih, melainkan beras merah. Ia juga tidak lagi menggunakan minyak kelapa, melainkan menggantinya dengan minyak zaitun, minyak jagung, kanola oil yang ternyata harganya masih terjangkau. Yang semula menggunakan garam dapur biasa, kini ia menggantinya dengan himalayan pink salt yang ternyata memiliki jutaan khasiat.
Untuk pengaturan kadar glukosa, ia sudah tidak lagi menggunakan gula pasir karena kandungan sakarinnya sangat tinggi, sehingga ia mengakalinya dengan menambahkan jagung manis pada menu makanannya. Kalaupun terpaksa harus ada pemanis, maka ia menggunakan pemanis premium yang tanpa gula, tanpa sakarin, tanpa aspartam, dan tanpa siklamat.
Sayur dan buah-buahan tentu wajib disuguhkan, bagian dari 4 sehat 5 sempurna. Sayurnya ada yang direbus, namun ada pula yang ditumis. Untuk daging ayamnya, ia memastikan bahwa hanyalah dada ayam yang digunakan, karena minim lemak. Semua menu makanan itu, ia tata sedemikian rupa di dalam wadah bekal plastik premium.
Setiap harinya, Vita menyuguhkan menu makanan yang berbeda. Jadi, pelanggan tak akan bosan dengan makanan diet sehat yang dikonsumsinya. Kalaupun ada pelanggan yang ingin konsultasi perihal kebutuhan gizinya maupun berat badannya, Vita langsung meresponnya dengan sigap serta langsung menyambungkannya dengan 3 ahli gizi terpercaya. Jadi, Vita benar-benar tahu bagaimana perkembangan pola hidup sehat para pelanggannya. Maka jangan heran, kini faktanya semakin banyak orang yang percaya dengan bisnis katering makanan sehatnya.
Untuk jenis kateringnya, Picatering menawarkan beragam program dengan harga tertentu. Untuk makan sehat sehari-hari, dengan budget Rp 600.000 pelanggan bisa mendapatkan menu makan sehat untuk pagi dan sore hari selama 13 hari, atau satu kali sehari selama 26 hari. Apabila ingin mengonsumsi menu makanan diet mayo, vegan, maupun low salt diet, cukup merogoh kocek sebesar Rp 600.000.

Boleh juga apabila arek lokal ingin menjalankan diet GM yang dikawal oleh Picatering, maka cukup merogoh kocek sebesar Rp 450.000 selama 7 hari. Memang untuk diet GM, harga yang ditawarkan cukup fantastis. Hal ini dirasa sangat wajar karena penurunan berat badannya juga cukup drastis.
Seringkali Picatering menawarkan promo-promo khusus kepada para pelanggan, seperti memberikan diskon, penambahan jangka waktu konsumsi, penambahan infused water, maupun promo-promo lainnya yang menarik. Supaya tak ketinggalan info promonya, maka arek lokal langsung saja follow akun Instagramnya di @vitaopica.
Kini, menjalani pola hidup sehat bukan hal yang sulit dilakukan, melainkan mudah diterapkan kapanpun dan dimanapun. Nah, ayo bersama-sama gemakan pola hidup sehat dimulai dari mengonsumsi makanan diet sehat non-MSG. Vita dan Picatering juga sudah membuktikannya.
