More
    HomeSeni & BudayaSeblang Bakungan, Tarian Penuh Mistis dari Banyuwangi

    Seblang Bakungan, Tarian Penuh Mistis dari Banyuwangi

    Published on

    spot_img

    LokalKarya.id – Seblang, singkatan sebele ilang (hilang sial). Tarian khas dari Banyuwangi sebagai simbol bersih desa agar aman dan tentram. Khas, karena setiap tahun selalu dihadirkan dan menjadi salah satu event tahunan yang wajib ditonton. Bisa ditonton? Tentu. Jika arek lokal ingin merasakan langsung sensasi ‘mistik’ dari tarian ini dan mengetahui bagaimana serangkaian tarian seblang ini berlangsung.

    Oh iya, tarian seblang ada dua macam di Banyuwangi. Seblang Olehsari dan Seblang Bakungan. Perbedaan nama ini dipengaruhi oleh desa dimana tarian ini berasal. Masing-masing berasal dari Desa Olehsari dan Bakungan yang keduanya masih dalam satu wilayah yaitu Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

    Penari yang dipilih untuk membawa tarian seblang juga tidak sembarangan. Para penari seblang ini dipilih secara supranatural oleh ‘orang pintar’ atau dukun setempat. Dan pada umumnya, penari-penari yang terpilih adalah keturunan dari penari-penari sebelumnya loh.

    Selain itu, ada beberapa perbedaan dari keduanya. Tarian Seblang Olehsari dilakukan oleh gadis remaja yang belum akil baliq. Kemudian serangkaian tarian Seblang Olehsari dilakukan selama 7 hari berturut-turut pasca hari raya Idul Fitri.

    Berbeda dengan tarian Seblang Bakungan, Seblang Bakungan dibawakan oleh penari yang sudah lanjut atau lebih spesifiknya wanita dalam kategori menopouse (sudah tidak mendapat haid). Untuk pelaksanaannya, ritual Seblang Bakungan dilakukan seminggu setelah hari raya Idul Adha. Demikianlah perbedaan yang mencolok diantara keduanya.

    Benar sekali. Tanggal 10 September 2017 kemarin tepat ritual tarian Seblang Bakungan ditampilkan. Arek lokal nonton nggak? Jadi atmosfer mistis akan terasa saat menghadiri serangkaian tarian Seblang Bakungan secara langsung. Tarian seblang ditampilkan lengkap dengan iringan musik dan syair-syair khas suku Osing yang sukses membuat merinding.

    Ritual seblang dimulai seusai maghrib. Ritual ini diawali dengan shalat maghrib dan shalat hajat di masjid desa. Lalu dilanjutkan parade oncor (obor) yang dibawa berkeliling desa dengan sebutan ider bumi. Uniknya, pada saat ider bumi dilakukan, listrik di desa tersebut dalam keadaan padam total. Jadi, keadaan menjadi semakin mistis.

    Terlebih dahulu warga mengarak penari Seblang Bakungan keliling kampung lalu berziarah ke makam leluhur desa, Buyut Witri. Ini sebagai tanda awal dimulainya ritual. Setelah itu, dilanjutkan dengan arak-arakan menuju sumber air penawar. Disana dilakukan prosesi peletakan sesaji dan do’a yang dipimpin tokoh adat, sedangkan penari seblang melakukan prosesi membasuh muka yang diikuti tokoh-tokoh adat dan seluruh peserta arak-arakan.

    Disinilah letak keseruan yang terjadi. Sambil berebut, sebagian warga tidak hanya membasuh muka bahkan ada yang mandi di sumber air yang terletak di sisi selatan Desa Bakungan ini. Sumber air tersebut dipercaya oleh warga akan memberikan berkah dan keberuntungan.

    Usai ziarah dan prosesi di sumber air penawar, mereka menyiapkan prosesi seblang dengan cara menyuguhkan bermacam syarat. Antara lain: Ada ketan sabrang, tumpeng, kinangan, ketan wingko, untaian bunga 2000 biji, tumpeng takir, boneka, pecut, dan kelapa yang menjadi perlambang kejujuran.

    Dan lagi-lagi, penerangan hanya berasal dari obor yang dinyalakan di depan rumah warga dan obor yang dibawa berkeliling desa. Setelah itu warga menggelar selamatan sambil melafalkan doa-doa. Tong … tong … tong !!! Ketika ada bunyi kentongan yang dipukul bersamaan, serentak warga makan bersama. Hidangan yang menjadi menu pun khas masyarakat Osing yakni nasi tumpeng dan pecel pithik (ayam).

    Terakhir, bagian utama dari ritual ini. Usai makan bersama, penari masuk pentas yang ditempatkan di depan balai desa (Bakungan). Setelah dibacakan mantra dan doa, wanita tua itu langsung tidak sadarkan diri dan menari dalam keadaan kesurupan, mengikuti 13 irama gending-gending klasik yang dibawakan sinden dengan suara nyaring khas Banyuwangi.

    Gending Kembang Gadung salah satunya. Ketika gending ini dinyanyikan, para penonton berebut membeli untaian bunga darmo, yang dipercaya akan mempermudah mencari rezeki bagi yang mendapatkannya. Beginilah cerita dibalik tarian seblang yang disebut tarian penuh mistik asli Banyuwangi.

    Pasti arek lokal penasaran kan? Membaca tulisan ini tidak bisa mengobati rasa penasaran arek lokal dengan suasa mistik yang didapatkan dibandingkan dengan menonton acara ini secara langsung. Bisa nih, tahun depan agendakan khusus untuk menonton ritual seblang secara langsung.

     

    Foto-foto : video channel Kabupaten Banyuwangi, diolah LokalKarya.id

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...