lokalkarya.id – Menjadi seorang model atau bintang iklan tak lagi harus mengikuti audisi casting yang diselenggarakan Production House. Fenomena selebgram menjadi jawabannya. Mari kenali lebih dalam profesi ini bareng salah seorang selebgram asal Jember, Inas Rana.
Melalui akun instagram, seorang selebgram biasanya menampilkan kegiatan sehari-hari dengan pose yang elegan. Paduan outfit style yang kekinian dan background/lokasi foto yang mendukung juga mampu memiliki daya tarik bagi para netizen yang memperhatikan.
Perpaduan tersebut membuat para pemilik online shop atau owner dari pemilik suatu produk bahkan perusahaan-perusahaan besar pun mulai melirik selebgram untuk mempromosikan produk mereka. Bisnis endorsement yang digerakkan para selebgram kemudian menjadi ladang bisnis yang menggiurkan.

Berawal dari keisengannya di tahun 2012 dan hobi stalking selebgram seperti @joyagh @dianpelangi @hnataj, pemilik nama lengkap Inas Rana Fagastia memulai untuk memposting foto dengan gaya dan background foto yang serupa. Hingga secara tak sengaja mengundang banyak likers dan followers baru.
“Foto nggak boleh asal, harus ada nilai estetikanya. Biar bisa bikin banyak orang tanya itu dimana atau tanya bajunya itu beli dimana. Feed-nya juga harus tertata,“ tutur Inas.
Ia melakukan profesi ini secara ‘fun’ karena merasa menemukan passionnya di sini. Dengan bantuan teman-temannya untuk mempotret serta merekomendasikan tempat-tempat Hang Out Place unik di sekitar Jember, finalis Gus Ning 2015 ini tetap mempertahankan profesionalisme dalam menekuni profesi selebgram.
“Awalnya yang nawarin endors dari beberapa onlineshop di Jember, karena followerku belum sampai sepuluh ribu, awalnya aku gratisin, karena merasa belum bisa kasih impact besar, setelah sampai 10 ribu baru aku pasang tarif,” kenangnya sambil tersenyum.

Keseriusannya dalam mengembangkan profesi sebagai selebgram dari tahun 2014 didukung sepenuhnya oleh orang tua Inas.
“Orang tua dukung akhirnya jadi semangat, karena bagus untuk awal langkah jadi creativpreneur lebih yang lebih besar nantinya,” cerita Inas pada lokalkarya.id.
Bisa dilihat pada akun instagrmanya @inasrana, alumnus SMAN 2 Jember ini banyak mengunggah foto perpaduan busana dan hijabnya yang bisa menjadi referensi banyak muslimah muda untuk memilih outfit keseharian.
Inas Rana kini bergabung dengan salah satu manajemen endorsement nasional dan juga menerima secara personal. Setiap bulan ia ditarget harus menyelesaikan foto dengan kurang lebih 50 produk, foto yang dikerjakan juga harus sesuai permintaan dan ketentuan manajemen atau sang pemilik produk.
“Kebetulan yang lebih banyak produk endorse untuk hijab dan busana atasan sih, kalau makanan, tas, sandal, sepatu gitu ada, tapi nggak terlalu banyak,” kata Inas.

try to explore your self
Bisnis selebgram bukan main-main. Nilainya cukup fantastis. Inas optimis profesinya sebagai selebgram bisa berkembang untuk cita-citanya terjun berbisnis, khusushnya pada dunia fashion.
“Harapannya juga semoga bisa menginspirasi banyak anak muda di Jember untuk ‘try to explore your self’, percaya diri, menggali kemampuan yang dimiliki, juga terjun menjadi entrepeneur muda,” pungkasnya.
