More
    HomeEventsBerbagi Cerita Keberagaman Lewat Workshop CERITA yang Digagas Habibie Centre

    Berbagi Cerita Keberagaman Lewat Workshop CERITA yang Digagas Habibie Centre

    Published on

    spot_img

    LokalKarya.id – Di dalam Al-Qur’an, Surat Al-Hujarat Ayat 13 berbunyi : “Hai manusia, seseungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah, ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
    .
    Imam Ibnu Jarir At-Thabari menjelaskan ayat tersebut dengan lebih terperinci sebagai berikut : Allah SWT berpesan, “Sungguh Kami menjadikan bangsa-bangsa dan suku-suku ini untuk kalian, wahai manusia, agar kalian saling mengenal satu sama lain dalam ikatan kekerabatan, bukan untuk keunggulan bagi kalian, tetapi kekerabatan yang mendekatkan kalian kepada Allah. Justru yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling takwa kepada Allah.”

    Jadi, kemajemukan masyarakat adalah realita Illahi. Secara fitrah dan hakiki masyarakat memang plural.

    Tanggal 15 Oktober 2017, di OPA Cafe, Jalan Gatot Subroto No. 41 Jember, ada kegiatan luar biasa di Jember. Dimana beberapa anak muda Indonesia yang berasal dari beragam latar belakang agama, budaya, bahasa dan karakter berkumpul untuk sebuah workshop yang digagas oleh Habibie Centre, workshop CERITA.

    CERITA sendiri di sini memiliki dua pengertian, pertama berbagi pengalaman keberagaman dan bagaimana cara menanggapi dan menghadapinya. Kedua, CERITA adalah kepanjangan dari “Community Empowerment in Raising Inclusivityand Trust Throught Technology Application.”

    Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog dan berbagi cerita tentang pengalaman kerukunan dan keberagaman mereka, dan cara penerapannya dalam dunia digital. Workshop CERITA di Jember adalah satu, dari banyak rangkaian workshop CERITA yang diadakan di seluruh Indonesia.

    Acara ini berisi banyak fun game yang sarat akan makna, misalnya game melempar bola kertas sambil menyebutkan nama dan identitas ‘unik’ masing-masing, hal ini selain bertujuan agar kita saling mengenal satu sama lain, juga bertujuan agar kita ‘melihat dan menyadari’ bahwa setiap orang itu memiliki karakter, sifat, dan identitas berbeda-beda.

    Game lainnya yang tak kalah seru adalah berpindah titik dalam ‘peta’. Panitia membuat titik tertentu seakan-akan itu adalah peta Indonesia atau peta dunia, peserta berpindah tempat sesuai jawaban untuk pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan-pertanyaan itu berkisar tentang dimana kota kelahiran peserta, kota kelahiran keluarga, kota yang paling berkesan, hingga negeri yang ingin dikunjungi. Setiap kali peserta berpindah pada titik tertentu, ia tidak akan selalu mendapati teman yang sama di titik tersebut, itu memberikan kita pelajaran, bahwa dimanapun kita melangkah, kita akan selalu bertemu dengan orang baru yang berbeda dengan kita.

    Simulasi bercerita dalam sebuah kelompok pun seru, setiap peserta mendapat kertas peran dan harus berperan sesuai dengan isi kertas ketika mendiskusikan tentang suatu isu. Peran-peran itu ada yang bersifat negatif, ada pula yang positif. Contoh peran negatif dalam suatu kelompok antara lain ; Bully, Pengeluh, Pemblokir, Pendominasi, dan Penyendiri. Contoh peran positif antara lain : Penggagas, Penanya, Penjelas, Organisator, Penyemangat dan Penolong.

    Salah satu acara inti adalah ketika peserta workshop dipasangkan dan setiap orang mendapat kesempatan bercerita selama 2 menit, kemudian tampil berkolaborasi selama 1 menit. Dua menit yang disediakan adalah untuk membagikan cerita hebat mengenai keberagaman.

    Cara mengetahui sebuah cerita itu hebat adalah karena 7 hal yang terkandung di dalamnya. Sebuah cerita hebat karena ada pelajaran yang bisa diambil, memiliki konflik, bercerita mengenai kehidupan, bersifat jujur, memiliki koneksi (kekuatan) cerita, menggambarkan keadaan dan mengungkapkan sesuatu.

    Mengutip kata salah seorang fasilitator dalam workshop ini, Viny W. R. Rozana mengatakan “We all come from the same ancestor. We are cousins with more than seven billion people on earth. We are all connected, no exception.” Melalui workshop ini diharapkan peserta memahami bahwa keberagaman dan perbedaan latar belakang adalah hal unik yang tidak bisa dihindari, namun justru menjadikan proses saling kenal mengenal menjadi lebih menyenangkan.
    .

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...