Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Kreasi Pemuda

Unej Mengajar, Mengabdi Demi Kesejahteraan Pendidikan di Jember

LokalKarya.id – Pendidikan merupakan salah satu faktor pengukur kesejahteraan suatu daerah. Jember bisa jadi juga disebut kota urban karena banyaknya anak muda dari daerah Tapal Kuda yang melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, sekolah tinggi, dan politeknik yang tersebar di Jember. Ironisnya, fakta berbanding terbalik. Pada tahun 2011, Jember dikenal sebagai daerah dengan angka buta huruf yang tinggi. Lalu, bagaimana peran mahasiswa sebagai agen penggerak (agent of change) masyarakat?

Hal inilah yang mengetuk hati beberapa mahasiswa Universitas Jember untuk tergerak mengabdi pada pendidikan di Jember yang saat itu memang dalam kondisi yang miris. Pada tahun 2012, terbentuklah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan untuk mewadahi mahasiswa-mahasiswa yang ingin mengabdi pada masyarakat, demi kesehjateraan dan meratanya pendidikan di Jember.

Organisasi sosial ini bernama Unej Mengajar. Meskipun Organisasi ini dibawah naungan Universitas Jember. Mahasiswa diluar Universitas Jember juga dapat ikut berpartisipasi di dalamnya dengan mendaftar sebagai Ujar Volunteer.

Nah, buat mahasiswa Unej yang merasa memiliki dedikasi tinggi dan komitmen kuat untuk mengajar, mengabdi, dan menginspirasi adik-adik daerah pelosok untuk belajar, bisa mendaftarkan diri menjadi Sobat Pengajar. Antusiasme mahasiswa yang ingin mendedikasikan diri menjadi Sobat Pengajar ternyata selalu meningkat setiap tahunnya.

Buktinya saja pada periode tahun lalu, calon Sobat Pengajar yang lolos tahap administrasi kurang lebih sebanyak 350 mahasiswa. Angka yang fantastis ini menunjukkan betapa antusias mahasiswa yang ingin terjun untuk mengabdi pada masyarakat. Tetapi, untuk menjadi Sobat Pengajar, ada beberapa tes yang harus dilalui.

Tahun lalu, untuk tes microteaching 1 yang lolos ada 150 mahasiswa dan di microteaching 2 ada 75 mahasiswa. Di tahap terakhir yaitu tahap wawancara, dikerucutkan lagi menjadi 45 mahasiswa. Hanya 45 mahasiswa yang lolos dan telah resmi menjadi Sobat Pengajar. Untuk mahasiswa yang belum mendapat kesempatan menjadi Sobat Pengajar bisa tetap ikut mengabdi menjadi volunteer.

Kemudian, Sobat Pengajar akan membuat RPP mini untuk materi yang akan diajarkan pada adik-adik. Buat arek lokal mahasiswa Unej yang tertarik untuk mendedikasikan diri mejadi Sobat Pengajar bisa siap-siap untuk mendaftar di periode tahun depan, sekitar bulan Februari-Maret 2018.

Sobat Pengajar ini nantinya akan di tempatkan di 3 SD binaan Ujar. SD-SD tersebut adalah SD Bintoro 5, MI Darul Ulum Mayang, MIT Ar Rahman Bangeran.  Di Setiap SD akan memiliki jumlah Sobat Pengajar yang berbeda-beda. Ujar sendiri telah melepas SD Darsono 4 dari SD binaan dan 3 kelompok belajar, yaitu kelompok belajar Tanoker ledokombo di Jenggawah.

Lepasnya SD dan kelompok belajar dari binaan Ujar merupakan salah satu pencapaian Ujar sebagai organisasi sosial. SD yang dilepas merupakan SD yang akhirnya dapat memenuhi kebutuhan belajar siswanya seperti SD pada umumnya. Guru dan ruang kelas yang memadahi, kegiatan sekolah yang semakin aktif, dan semangat belajar siswa yang semakin meningkat. Siswa-siswanya akhirnya punya motivasi untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.

Sampai tahun ini ,Ujar sudah melalui enam kali pergantian kepemimpinan. Ada yang unik dari sebutan pemimpin di organisasi ini. Jika pemimpin atau ketua pada organisasi mahasiswa biasanya disebut dengan Ketua Umum. Di Ujar, pemimpin disebut dengan Direktur. Nama direktur dipilih dengan tujuan timbulnya suatu kebanggaan bagi si empunya jabatan.

Sama seperti organisasi lain, dalam perjalanannya, Ujar juga mengalami banyak sekali rintangan dan kendala. Salah satu kendala yang dirasakan adalah kurangnya support dari luar Ujar. Inilah yang menjadi harapan ke depan, agar civitas maupun masyarakat dapat memberikan cukup dukungan untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan Ujar sehingga Ujar dapat mengepakkan sayapnya lebih lebar untuk membantu  keselarasan pendidikan di Jember.

Menjadi bagian dari Ujar bukan hanya mengajar, tapi ikut serta memotivasi semangat adik-adik di pelosok daerah yang butuh uluran tangan demi menggapai pendidikan yang layak untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Siapkah arek lokal mengabdi untuk negeri ?

Zevikurniasari Dewi

A travel blogger from www.ciwitraveling.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *