lokalkarya.id – Satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, yaitu Teh. Indonesia beruntuntung memiliki beberapa kawasan dataran tinggi yang pas untuk perkebunan Teh, salah satunya Kebun Teh Kertowono, di Gucialit, Lumajang, Jawa Timur.
Kebun Teh Dengan Suhu 16 Derajat Celsius
Kawasan Gucialit berlokasi sekitar 35 km dari pusat kota Lumajang. Kawasan ini berada di bawah naungan PT. Perkebunan Nasional XII (PTPN XII). Keindahan kebun teh yang terhampar luas dengan suhu sekitar 16 derajat Celsius, memberikan suasana kenyamanan tersendiri.

Tak hanya pada siang hingga sore saja waktu yang pas untuk pergi ke kebun Teh Gucialit. Ada villa sekitar kebun yang bisa ditinggali, dan malam harinya, dari puncak kebun teh Gucialit sebuah pemandangan kerlap-kerlip lampu kota dan bintang-bintang yang indah bisa dinikmati bersama secangkir teh hangat.
Dari puncak perkebunan teh yang sama, dipagi hari indahnya dapat dinikmati bersama kehangatan sapa para petani dan warga sekitar yang siap beraktifitas dikebun.

Tak ada salahnya untuk belajar memetik daun teh bersama para petani yang sedang beraktifitas disana. Para pengunjung juga bisa melakukan wisata edukasi ke dalam pabrik teh untuk melihat cara pengolahan teh Kertowono yang merupakan teh berkualitas dunia.
Konstribusi Kebun Teh Kertowono sendiri juga cukup besar bagi Kabupaten Lumajang. Proses produksi yang langsung diawasi oleh tester ahli. Rasa Teh yang khas dari kebun teh Kertowono digemari masyrakat lokal bahkan internasoanal khususnya warga Britania. Sejak dulu sebagian besar produk ini diekspor hingga ke Inggris, Belandan dan juga beberapa negara di Eropa Produk teh ini adalah jenis Black Tea, khas Gucialit ini pertahunnya mampu diproduksi sekitar 1000 ton pertahun.

Akan lebih seru jika perjalanan selama di Desa Gucialit ditemani anak-anak Gucialit membuat dengan nama G’OWA (Gucialit Organisasi Wisata Alam). Bersama mereka, pengunjung akan diantar ke berbagai sisi-sisi keunikan desa Gucialit, salah satunya air terjun didekat sana.
“Biar puas sih berangkat pagi, sekitar subuh udah disini, foto-foto di daerah kebun sampai puas, main ke tempat air terjun,” ujar Putri, salah satu pengunjung kebun teh.
