lokalkarya.id – Warna-warni bantal kursi, korden, dan juga ragam jenis tas kain, terlihat memenuhi workshop Rumah Seni Kerajinan Tenun dan Batik DIVA Art. Rumah produksi yang terletak di daerah Perum Gunung Batu, Kecamatan Sumbersari, Jember ini menyediakan banyak souvenir sederhana namun menawan. Terlihat juga beberapa macam souvenir yang biasa diberikan saat mendatangi acara pernikahan, seperti tempat tissue, gulungan taplak meja kecil, kantong tempat alat tulis dan masih banyak lagi.

Rumah Seni Kerajinan Tenun dan Batik DIVA Art ini adalah milik Amalia, wanita asli Jember yang lahir di tahun 1976. Tercatat sebagai salah satu UMKM kreatif Jember, Amalia memfokuskan bidang bisnisnya pada produksi souvenir sebagai kelengkapan rumah tangga. Tak hanya sampai di situ, usaha yang dibuatnya lambat laun berkembang juga memproduksi souvenir-souvenir cantik untuk pesta pernikahan.
“Awalnya memenuhi pesanan souvenir dari teman-teman yang punya hajatan. Dan ada keluarga yang juga kebetulan memang ada yang memiliki usaha konveksi, jadi sekalian saja saya buat bisnis ini,” kata Amalia pada lokalkarya.id.

Tampak juga beberapa macam produk dengan balutan kain batik Jember, motif daun tembakau yang khas, seperti pada tas kain, tempat tisu dan sarung bantal. Setiap harinya aktifitas produksi di DIVA Art dikerjakan oleh 6 hingga 10 karyawan. Mereka memproduksi segala macam souvenir rumah tangga dengan ukuran standart hingga standart pabrikan. Untuk sarung bantal, korden dan taplaknya, mereka juga menerima pesanan eceran yang ukurannya juga bisa sesuai dengan permintaan. Memadukan bahan kain yang digunakan juga bisa sesuai selera pemesan.
Musim juga mempengaruhi jumlah pesanan yang akan diproduksi. Seperti musim hajatan pernikahan, dan lainnya. Pesanan didominasi untuk souvenir-souvenir pernikahan, 2 bulan mendekati Hari Raya Idul Fitri pesanan didominasi dengan perlengkapan kebuuhan rumah seperti taplak tempat galon, untuk stok di toko-toko yang telah bekerja sama.
“Biasanya mendekati hari ulang tahun Jember dan peringatan 17 Agustusan atau ada agenda kegiatan dinas pemerintah kabupaten Jember, saya terima pesanan, untuk bingkisan atau tas-tas gini, tempat tisu, biar keliatan khas Jembernya ditambah motif kain batik seperti ini,” jelas Amalia.

Sekarang di Jember ini mulai tumbuh banyak pengrajin yag membuat pengajin tas, kraft dan lain – lain, memberi peluang pengrajin. Menurut perempuan asli Jember ini untuk bisa bertahan di pasar kreatif ini adalah dengan tetap menjaga dan selalu menciptakan inovasi baru, referensi bisa dari socmed.
Rumah Seni Kerajinan Tenun dan Batik DIVA Art Souvenir
Perum Gunung Batu Permai EE 43 Jember
0851 0077 8976 / 0877 5777 3071
