LokalKarya.id – Cita rasa makanan kurang begitu nikmat jika belum ditambahkan sambel yang mayoritas masyarakat menyukainya, baik untuk konsumsi dalam jumlah banyak maupun sedikit. Terlebih lagi inovasi dalam bidang kuliner yang semakin tahun pun semakin beraneka ragam. Bahkan dari sambel yang bisa dimasak sendiri, bisa didapatkan secara online. Sungguh transformasi merata di segala bidang ya, arek lokal. Tak terkecuali untuk urusan sambel.
Lusi Septy Rica Sari, perempuan yang merupakan lulusan salah satu sekolah tinggi kebidanan yang ada di Mojokerto ini, mengembangkan jiwa wirausahanya berkat inspirasi dari olahan sambel yang dibuat oleh ibunya.
Di tahun 2011, gadis yang dinyatakan baru lulus kuliah dan langsung diterima kerja di puskesmas yang ada di Jember ini, sudah menggeluti dunia online shop dan dropshipper di salah satu marketplace. Menekuni media sosial ini ia anggap sebagai kegiatan sampingannya. Namun, ternyata ia malah terlena dengan kenyamanan mengelola online shop miliknya tersebut.
Hingga akhirnya, ia memilih resign dan fokus dengan online shop nya. Tapi ternyata, kedua orangtuanya tidak mengizinkannya. Selang satu tahun, ia kembali bekerja di salah satu rumah sakit di Mojokerto. Lagi-lagi, ia tetap menjalankan kegiatan wirausahanya dengan online shop, juga melebarkan sayap sebagai perias wajah untuk wisuda disamping tugasnya menjadi seorang bidan yang dituntut untuk cekatan, dan siap apabila ada ibu yang hendak melahirkan.

Merasa passion nya yang kurang menonjol di dunia kebidanan, ia pun memilih untuk resign lagi, dan fokus menggeluti UMKM nya hingga sekarang. Setelah itu, di akhir 2015, tercetus ide untuk membuka usaha sambel homemade yang terinspirasi dari racikan sambel milik ibunya, yang sering di-request saudaranya untuk dibawa ke kampung halaman mereka.
Sambel Ulek Yuk Sri adalah nama produk yang digagas oleh perempuan berumur 28 tahun asal Kecamatan Wuluhan ini. Kemudian, setelah bergabung dengan HIPMI Jember, Lusi menambah tekadnya untuk mengemas produk sambel tersebut supaya lebih cantik lagi ketika sampai di tangan konsumen. Berawal diracik di rumahnya sendiri, kemudian demi menunjang efektifitas ketika ada pesanan di Jember kota, akhirnya ia bersama temannya yang tinggal di daerah Ajung bekerjasama untuk mengolah sambel ulek tersebut di rumah temannya. Tujuannya selain sebagai basecamp, juga supaya cekatan, ketika ada order, bisa langsung dibuat saat itu juga.
Berbekal uang sekitar 2 juta rupiah, ia pun mulai mendesain label untuk brand-nya, membeli alat pembungkus,, dan membeli sejumlah botol yang disediakan langsung khusus untuk pemilik UMKM di Jember. Bahkan promosi di sejumlah media sosial seperti Instagram, radio, maupun marketplace dan blog, mulai digencarkannya.
Ada varian rasa sambel yang bisa arek lokal pesan dari Sambel Ulek Yuk Sri ini. Seperti varian original, dan sambel hijau yang dibandrol seharga 20 ribu rupiah dan untuk varian teri, udang rebon, dan mangga, seharga 23 ribu rupiah. Cukup ekonomis kan, arek lokal?

Bahan yang digunakan untuk Sambel Ulek Yuk Sri ini mudah didapatkan, kecuali mangga yang ada di musim tertentu. Namun, untuk bahan baku lainnya, Lusi biasa membeli dalam jumlah banyak, dan siap diolah apabila sewaktu-waktu ada konsumen yang membeli. Karena, produk ini pembuatannya berdasarkan fresh order.
Namun, untuk bahan utamanya tetap menggunakan cabai rawit dan cabai merah, terasi, bawang merah dan putih, serta minyak sebagai pengawet alami sambel, tanpa ada tomatnya. Karena, pernah sekali mencoba menggunakan tomat, namun tidak tahan lama.
Prosesnya pun juga cukup mudah, dengan mengeringkan cabainya terlebih dahulu, kemudian dicuci, dilumatkan dengan bumbu lainnya, dan digoreng sampai tanak. Kurang lebih, butuh waktu sampai tiga jam untuk sambel siap dikemas. Penggunaan minyaknya pun juga banyak, karena kalau tidak, akan berpengaruh pada rasanya.
Selama menggeluti bisnis rintisan Sambel Ulek Yuk Sri ini, Lusi ini pernah merasakan jatuh bangun dalam membangunnya. Ada saat dimana ia berada di titik terendah, namun terus berusaha bangkit untuk terus mengembangkan usahanya tersebut. “Mengingat perjalanannya sudah sangat jauh, pengennya nggak di UMKM, tapi sayang, udah dibangun dan butuh pengorbanan besar. jadi, saya jalanin aja, sudah. Karena untuk mengurus perijinan, dan lainnya itu nggak cukup dengan waktu singkat. Jadi, tetap balik lagi ke bisnis ini,” tuturnya dengan tertawa.
Selain produknya dipasarkan secara online, ia juga turun ke lapangan seperti membuka stan di car free day dengan membawa testimoninya. Diharapkan supaya masyarakat lebih kenal dekat dengan produk Sambel Ulek Yuk Sri, serta ownernya tentunya. Meski ada dari para tester yang memberikan penilaian kurang ini, dan itu, namun, ia dan temannya tetap menakar sesuai ukuran bahan dan bumbu seperti biasanya.
Bahkan peminat Sambel Ulek Yuk Sri kini berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jember, Banyuwangi, Malang, Surabaya, dan Trenggalek. Tak hanya itu, produk UMKM nya ini telah dibawa umroh oleh salah satu konsumen, dan juga ada yang sampai ke negeri Cina. Satu kemasan Sambel Ulek Yuk Sri ini bisa bertahan selama satu minggu dalam kondisi biasa, tanpa didinginkan. Sedangkan jika ditaruh di kulkas, bisa bertahan sampai satu bulan.

Dari penjualan Sambel Ulek Yuk Sri ini, ia bisa memperoleh omset bersih sebesar 5 juta rupiah, bahkan di sela-sela percakapan dengan Lokal Karya, ia menyampaikan pesan untuk para pemula yang memiliki pekerjaan tetap, namun ingin bisa mandiri dengan mendirikan sebuah UMKM.
“Berwirausaha itu mandiri, kalau kita ikut kerja orang, emang enak. Kita bayaran tetap. Sedangkan kalau berbisnis itu, omzet bisa naik turun. Kalau ingin dapat hasil yang lebih besar, kita perlu kerja keras dan terus mempromosikan produk dengan full, konsisten, hingga pembeli tertarik dengan produk kita,” tutur perempuan yang juga mengembangkan kecintaannya dalam membudidayakan seledri di rumahnya tersebut.
Nah, untuk arek lokal penyuka sambel, ga perlu ragu untuk mencoba ya. Karena selain sudah memiliki izin produk, kamu juga bisa memilih varian tertentu sesuai selera. Apalagi mumpung musim mangga gini, bisa nih, pesan langsung yang varian mangganya. Kalau mau delivery, atau COD, bisa langsung meluncur di Instagram @sambelulekyuk atau via Whatsapp di 085 258 626 225. Selamat menikmati sensasi makan dengan Sambel Ulek Yuk Sri, langsung fresh order dan TERHUAH.
