Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Kreasi Pemuda

Sepak Terjang Sebuah Perkumpulan dalam Kota, Pemuda Pemudi Condro

LokalKarya.id – Jika banyak orang yang menganggap kota identik dengan kehidupan yang hedonis dan materialistis, maka sebuah perkumpulan anak muda yang menamakan dirinya Pemuda-Pemudi Condro (PPC) menepis hal tersebut. Kesekretariatan PPC yang berjarak hanya 7 menit menuju pusat kota (Alun-alun Jember) ini membuat mereka tidak sulit untuk ditemukan.

PPC merupakan karang taruna yang tepat berada di RT 02 RW 08 Condro. Wilayah yang bisa dikatakan sepetak ini mampu membawa nama Condro melambung hingga seantero komunitas yang ada di Jember. Kepengurusan mereka mirip organisasi, namun tak jarang mereka juga berkumpul dengan banyak komunitas yang ada di Jember. Mereka ingin lebih melebarkan sayap dengan bersosialisasi dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Bahkan generasi ke 2 PPC adalah salah satu founder Jarkom (Jaringan Komunitas) Jember. Sebut saja dia Muhammad Alfan Suri.

pemuda pemudi condro jember

PPC yang berdiri sejak 2015 mengalami perkembangan pesat di bidang seni khususnya pantomim dan perkusi. Meski tidak mempunyai jadwal tetap untuk latihan tapi antusias mereka untuk berlatih pantomim dan perkusi dapat diapreasiasi. Jangan tanya soal kekompakan, jika ada hari-hari besar yang ditandai dengan tanggal merah di kalender, sudah pasti PPC senantiasa merayakan hal tersebut meski dengan perayaan yang sederhana.

Perayaan kemerdekaan oleh PPC ini pun tak kalah menyita perhatian publik, dengan banner yang dipampang di pintu masuk Gang sebelah Apotik Farmasi 99 Jalan Gajah Mada tersebut cukup membuat orang beranggapan acara tersebut sangat terorganisir. Diawali dengan Jalan Santai pada hari Minggu, 6 Agustus 2017 pukul 08.00 WIB hingga selesai, kemudian ada lomba dewasa putra dan putri serta lomba untuk anak-anak. Acara ini akan diakhiri dengan malam puncak atau inagurasi pada hari Sabtu, 9 September 2017 pukul 18.30 hingga selesai.

Sebagai bagian dari penduduk kota, mereka mengabaikan bahwa materi adalah titik segala kebahagiaan dan tujuan hidup. Mereka ikut andil memberi kritik terhadap masalah negeri lewat penampilan pantomimnya. Menunjukkan betapa kaya bangsa ini dengan perkusi yang mereka buat sendiri.

Kebahagiaan mereka capai dengan selalu berbagi lewat seni yang diajarkan secara gratis kepada yang ingin belajar.  Sadar bahwa ilmu pengetahuan juga penting, mereka tak kalah gesit mendirikan Perpustakaan PPC, meski buku-buku yang ada tidak selengkap di perpustakaan lainnya, setidaknya mereka tidak buta literasi.

Euforia kehadiran mereka juga dirasakan oleh komunitas-komunitas yang ada di Jember. Maka tak jarang setiap ada acara kolaborasi antar komunitas, mereka menampilkan pantomim dan perkusi yang menjadi andalan PPC. Mereka juga tak menolak jika diminta untuk mengajarkan bagaimana memainkan pantomim dan membuat perkusi sendiri.

Besar harapan mereka untuk membuat anak muda Jember menjadi lebih kritis terhadap permasalahan kota serta bangsa dengan melontakan kritik secara kreatif, seperti yang mereka pilih melalui jalur seni. Jika arek lokal tertarik belajar seni pantomim dan perkusi, langsung saja datangi kesekretariatan mereka di alamat yang sudah tertera di atas ya.

 

Cindy Silvy F

Enjoy (er) of freedom and rhythm the wave | A Lifestyle Blogger at www.cindysilvyf.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *