Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Alam & Wisata

Pantai Cacalan, Alternatif Wisata Pantai di Dekat Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

LokalKarya.id – Wisata alam yang merupakan karya cipta Sang Maha Pelukis Agung yang tiada bandingannya memang selalu menarik untuk dijadikan jujugan refreshing. Kalau arek lokal, lebih suka pantai atau gunung? Hm, dua-duanya sama-sama eksotis pastinya, dan memiliki aura keindahan tersendiri untuk dinikmati. Begitu pula satu pantai yang sedang naik daun sejak awal 2017 ini, Pantai Cacalan Banyuwangi.

Jika arek lokal berangkat dari Jember, untuk menuju pantai yang bersih dan bersuasana santai ini, turunlah di Stasiun Banyuwangi Baru yang tepat sekali berseberangan dengan Pelabuhan Ketapang yang menjadi alur penyeberangan menuju Pulau Dewata. Setelahnya, Pantai Cacalan mudah sekali ditempuh menggunakan kendaraan pribadi, dan transportasi publik seperti angkot konvensional maupun transportasi online.

Arahnya menuju pertigaan lampu lalu lintas Sukowidi sampai menemukan pom bensin di sisi kiri yang seberangnya ada putaran balik, lihatlah ke seberangnya, dan temukan gapura bertuliskan Pantai Cacalan. Letaknya memang agak masuk ke dalam, persis di belakang pabrik pembuatan kapal. Pantai yang tepat berada di daerah Kalipuro, Klatak ini juga menawarkan jalan masuk berupa gang yang saat ini makin indah dengan pernik semacam fly sheet warna warni.

Tiket masuknya juga sangat murah meriah bagi siapa saja. Bagi yang membawa kendaraan bermotor, cukup membayar Rp. 2000 saja, dan Rp. 5000 bagi pengendara mobil. Di siang hari, pantai ini memang sangat terik dipadu dengan angin sepoi-sepoi dari arah selat Bali. Tapi ketika sore menjelang, menikmati pantai yang memiliki view sunrise indah ini sambil menunggu senja, arek lokal bisa mencoba bergelayut manja di atas ayunan di pinggir pantai, atau duduk saja di balai-balai serupa saung. Atau ingin mencoba bersantai di kursi malas warna warni di bawah payung pantai, hm.. syahdunya.

Tapi ternyata, di balik indahnya pantai ini, ada sekilas peristiwa yang dituturkan warga lokal dibalik pemilihan nama cacalan. Ternyata karena dulunya tubuh para prajurit Kerajaan Blambangan dicacah sehingga menjadi cacahan atau cacalan yang kemudian dibuang ke perairan Selat Bali oleh prajurit Belanda. Miris sekali ya, semoga arwah mereka tenang di sisi-Nya, amien.

Lupakan sejenak soal sejarahnya dan berdoa semoga itu cukup menjadi kenangan dan catatan masa silam saja yang membentuk sejarah masa kini.

Jangan kuatir kalau perut mulai keroncongan, pilihan cafetaria yang berjajar dengan menu beragam akan memanjakan pengunjung. Mulai dari kopi, coklat, es kelapa muda, makanan ringan, hingga makanan berat tersedia dengan harga relatif aman di kantong. Dan, mulai dari pagi buta ternyata mereka sudah menjajakan beragam pilihan kulinernya loh. Sesuai jam buka pantainya, mulai jam 5 pagi sampai jam 11 malam.

Kalau waktu memang tak sedang memburu, tak usahlah terburu-buru. Sambil menikmati semua pesona pantai yang berhadapan langsung dengan pemandangan gunung di Pulau Bali ini, arek lokal juga bisa mencoba beragam aktivitas lain yang ditawarkan, seperti mencoba perahu wisata, kano, atau mencoba berkeliling dengan menunggangi kuda yang semuanya disewakan sambil mencari photo spot terbaik. Bila hanya ingin membasahi kaki dan menikmati debur ombak saja, juga sah saja.

Untuk fasilitas tenang saja, toilet, shower untuk membilas setelah selesai bermain-main di pantai, atau musholla dari bilik bambu, semua tersedia dengan sangat rapi dan bersih. Rupanya Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) nya memang ekstra hati-hati menja ini semua. Bersyukur sekali pengelolaan oleh warga lokal ini terlihat termanajemen dgn baik.

Jadi, kalau arek lokal ke Banyuwangi, jangan lupa untuk menyisipkan tujuan alam dan wisata di bumi Blambangan ini ya.

Prita Hw

Pecandu aktivitas membaca, menulis, sharing, dan traveling. Sedang asik mengelola personal & lifestyle blog selain merintis menjadi knowledgepreneur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *