Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Kreasi Pemuda

Launching Kali Kelar Kelir Jember, Perwujudan Kreasi Pemuda dan Warga Jember

LokalKarya.id – Jika arek lokal pernah mendengar Kampung Jodipan di Malang, ataupun kampung warna warni serupa di Semarang, tak usah kuatir, Jember pun punya andalan kampung warna warni lengkap dengan sungai yang kini telah berganti rupa, dari kumuh menjadi lebih bersih. Tempat jujugan wisata alternatif ini bernama Kali Kelar Kelir Jember.

“Dimana sih tepatnya?”, mungkin sebagian besar arek lokal bakalan penasaran.

Itu loh, kalau dari Gang Dahlok lalu menyeberang, dan disitu ada jalan yang tembus menuju arah Jalan Trunojoyo. Nah, nama jalan yang kerap dikenal dengan gang tembusan pasar burung ini adalah Jalan Gatot Subroto IV. Kalau dulu, banyak orang yang suka cuek atau bahkan tak berbekas sama sekali saat melewati jalan ini, beda banget dengan saat ini.

Diawali dengan Resik-resik Kali yang diinisiasi Grebeg Sedekah dan dukungan multi komunitas pada September lalu, saat ini wajah kali di kawasan daerah Sawahan ini mulai menampilkan dirinya dengan berani.

Tak hanya dicat warna warni polos saja, tapi juga dihiasi dengan berbagai mural yang sarat pesan-pesan positif tentang lingkungan, terutama ajakan untuk berpikir bahwa kali atau sungai bukanlah tempat membuang atau menampung sampah yang tepat.

Bahkan, Grebeg Sedekah yang menjadi inisiator komunitas dan berperan besar dalam proses perubahan wajah Kali Kelar kelir ini, sebelumnya juga telah mengadakan selfie contest yang didukung berbagai pihak. Dan puncaknya, pada 20 Oktober 2017 digelarlah launching Kali Kelar Kelir yang dimulai pukul 7 malam itu.

Selain berbagai komunitas, warga RW 18 dan RW 19 Kampung Sawahan, hadir pula Kepala Dandim 0824, Ketua DPRD Jember, Ketua GP Anshor Jember, serta perwakilan Kepala Dinas Pariwisata dan DInas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember.

Setelah beragam hiburan seperti musik dari bahan bekas yang dimainkan apik oleh Sardulah Kelana asal Lumajang, juga Zafir n’ Friends, dilakukan pula simbolisasi penyerahan Kali Kelar Kelir dari koordinasi Grebeg Sedekah kepada warga setempat. Simbolisasi ini dilakukan dengan mengangkat tempat sampah warna warni yang terbuat dari ban bekas. Dilanjutkan launching yang ditandai dengan menyalakan lampu jalan di sepanjang Kali Kelar Kelir dalam hitungan 1 sampai 3 secara bersama-sama.

Terlihat wajah-wajah sumringah malam itu, baik dari anak-anak, pemuda desa, bapak-bapak, ibu-ibu, dan semua yang hadir. Ada harapan di wajah-wajah mereka, dimana kampung mereka mulai menjadi perhatian masyarakat dan tersembul juga keinginan agar kehidupan warga setempat juga ikut terangkat dan lebih berdaya dari sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan salah satu warga RW 19, Ibu Pranyoto, “Harapan saya, supaya kita bisa mencintai kampung kita seperti mencintai diri kita sendiri.”

Acara yang berlangsung gayeng malam itu juga diakhiri dengan sarasehan para tokoh undangan yang hadir. Semuanya bersepakat bahwa dengan adanya Kali Kelar Kelir ini, selain memberikan sumbangsih nyata untuk lingkungan yang lebih baik, seharusnya juga bisa meningkatkan perekonomian warga. Dan semoga inisiatif-inisiatif baru akan berasal dari warga sendiri.

Buat arek lokal yang belum singgah kemari, lambatkanlah alunan langkah kendaraan, kalau perlu parkirlah, dan kemudian berjalanlah menyusuri jalanan dengan aneka pesan warna warni yang disematkan di tembok-tembok kalinya. Alamilah interaksi dengan warga, dan rasakan aura kebahagiaan dan harapan dari setiap perjumpaan itu. Semoga Kali Kelar Kelir ini memberikan inspirasi bagi kampung dengan ‘cap’ kumuh lain, terutama di Jember, untuk terus memperbaiki diri demi lingkungan yang lebih baik.

Foto : Nana Warsita

Prita Hw

Pecandu aktivitas membaca, menulis, sharing, dan traveling. Sedang asik mengelola personal & lifestyle blog selain merintis menjadi knowledgepreneur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *