Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

UMKM

Trajekline, Inovasi Travel dan Ojek Online Pertama di Jember

LokalKarya.id – Kebutuhan transportasi saat ini mungkin bisa dibilang setara dengan kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Kenapa? karena mobilitas sudah jadi kebutuhan utama yang memang harus dipenuhi. Urusan kerja, sekolah, kuliah, bisnis, bahkan kongkow pun harus ditunjang dengan transportasi yang memadai. Alasannya juga jelas, efisiensi waktu. Peluang inilah yang ditangkap oleh Trajekline, sebuah usaha transportasi online dengan inovasi terbaru di Jember.

Trajekline boleh dibilang memang masih seumur jagung, namun ternyata dibalik itu semua, perjalanan sang founder, Lery Handika Putra (21) sejak duduk di bangku SMP, siapa sangka telah dipenuhi tautan yang erat dengan segala hal berbau bisnis. Kepada Lokal Karya di suatu pagi yang cerah, ia berkisah bahwa saat SMP, bahkan dirinya sudah pernah mencoba menjual rumah, sepeda motor, bahkan mobil yang tak sengaja ia lihat di jalan. Tanpa permintaan siapapun, ia fotocopy brosurnya dengan bubuhan nomor kontaknya. Siapa sangka usahanya yang terkesan iseng itu berbuah hasil.

Berlanjut saat SMA, Lery yang masih tercatat sebagai mahasiswa Program Stusi Ilmu Informasi Universitas Jember ini, melakukan jual beli apa saja asalkan tabungannya terisi. Seperti jual beli kamera, gorengan, reseller produk temannya, jual pulsa, dan sebagainya. Ternyata semuanya dilakukan bukan tanpa alasan apalagi iseng. Selain menambah tabungan, ia punya keinginan mulia, tak mau membebani orangtua. Apalagi ayahnya mulai sakit-sakitan sejak dirinya duduk di bangku SD.

Karena semangat inilah, termasuk perjuangan sang ibu yang juga tak kenal lelah di dunia wirausaha jual beli snack, sembako, dan sebagainya, membuat Lery tumbuh menjadi pemuda yang berpikir jauh ke depan tentang masa depannya.

Pergumulan dengan pikirannya sendiri akhirnya membawanya pada bisnis transportasi saat anak kedua dari dua bersaudara ini merasakan keresahan pergolakan antara ojek konvensional dengan ojek online, juga taksi konvensional dengan taksi online. Menurutnya, dua-duanya punya hak untuk melakukan inovasi dan berkembang dalam rangka usaha mengais rejeki. Lalu, kenapa tak menggabungkan keduanya?

Terdorong pemikirannya, pada Maret 2017, Lery yang memiliki hobi basket, badminton, dan bernyanyi ini melakukan survei ditemani seorang temannya dengan survei menggunakan angket pada beberapa ojek konvensional dan juga mencoba jasa ojek online.

Langkah selanjutnya, ia menyiapkan desain logo, akun media sosial, hingga berdiskusi dengan ibu dan kakaknya tentang pemilihan nama yang akhirnya disepakati menjadi Trajekline. Pada awalnya, layanannya meliputi rental mobil, pick up, rental motor, ojek, dan taksi. Khusus taksi, ia bekerjasama dengan seorang teman yang memiliki armada.

Promosi yang dilakukannya di awal-awal Trajekline adalah promo10 postingan di tiap media sosial yang sudah dibuat secara khusus untuk keperluan bisnis. Siapa sangka di hari pertama langsung ada 10 order. Tiap hari ia tekun melakukan promo secara online dan juga offline dengan menggunakan brosur yang didistribusikan di perkantoran, hotel, pertemuan-pertemuan, hingga kampung dan perumahan. Sambil terus menyempurnakan layanan yang ada, Lery pun berinisiatif menjual mobil tua yang ia dapatkan dari hasil tabungannya dan memberanikan diri menggantinya dengan mobil baru yang saat ini menjadi armad autama Trajekline.

Saat ini, Trajekline telah memiliki 10 layanan lebih, seperti :

  • Ojek online
  • Mobil atau taksi online
  • Mobil box/pick up/Tossa online
  • Travel tujuan Jember-Malang-Surabaya PP
  • Rent car
  • Rent motor
  • Rent driver
  • Jasa kirim paket atau dokumen
  • Jasa food delivery
  • Jasa antar jemput perorangan
  • Latihan mengemudi

Dengan layanan yang beragam seperti itu, Trajekline terus meningkatkan jumlah mitranya, selain dalam hal armada, juga pertambahan tim inti, serta driver ojek dan mobil. Untuk tim inti, saat ini berkumlah 10 orang yang terbagi dalam tugas spesifik seperti humas, HRD, operasional, marketing, desainer grafis, dan admin. Sedangkan driver ojek kini mencapai 15 orang dan driver mobil mencapai 20 orang dan masih akan terus bertambah. Komunikasi menjadi hal utama untuk mensinergikan semuanya, maka tiap seminggu sekali, Lery sebagai CEO Trajekline mengumpulkan rekan-rekan kerjanya untuk melakukan evaluasi di markas Trajekline yang berada di Jalan Letjend Soeprapto V No. 20 Jember.

Lery yang kelahiran 11 Juni 1996 ini menyadari bisnisnya ini bukan tanpa resiko. Karena itu, ia juga membekali diri dengan belajar ilmu psikologi, komunikasi, manajemen, serta relasi yang terus ditingkatkan. Terutama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam bisnis travel dan transportasi secara luas yang dipilihnya.

Meski masih berumur 8 bulan, Trajekline yang telah melayani 4000-an customer lebih ini juga banyak mengalami suka duka. Sukanya adalah ketika banyak mendapat respon dan dukungan positif dari teman-teman yang mendukung, mitra yang berterima kasih, pihak-pihak yang mengajak kerjasama, serta apresiasi masyarakat yang sudah memakai jasa Trajekline. Meski begitu, duka pun dialami Trajekline, seperti customer yang kurang menghargai seperti cancel mendadak atau customer rental yang kadang berlaku semaunya sendiri.

Tapi bagi Lery sebagai “nakhoda” Trajekline, itu merupakan tantangan tersendiri, selain munculnya kompetitor besar yang juga menjadi inspiratornya di awal memilih bisnis transportasi online.

Dengan segala jerih payah dan kerjasama tim, kini Trajekline terus meraup omset yang meningkat dari awal pendiriannya yang hanya bermula dari omset 5 juta rupiah, hingga kini mencapai 15 jutaan rupiah per bulan.

Apa rahasianya di usia muda bisa memulai bisnis yang tidak sederhana ini? “Diniatkan tujuannya, manfaatnya untuk apa, kalaupun mengikuti tren, usahanya harus bertahan. Kalau dari kecil sudah nyerah, gimana mau besar”, tutupnya mengakhiri pembicaraan dengan Lokal Karya.

Jadi, arek lokal, semangat untuk berbisnis ya. Dan kalau penasaran untuk mencoba jasa-jasa Trajekline, langsung saja kepo melalui akun media sosialnya, Facebook : Trajek Line Jember dan Instagram : @trajeklinejember, serta web nya : www.trajekline.id. Untuk reservasi bisa arek lokal lakukan melalui CS : 081318180473 atau WA : 083847562830.

Prita Hw

Pecandu aktivitas membaca, menulis, sharing, dan traveling. Sedang asik mengelola personal & lifestyle blog selain merintis menjadi knowledgepreneur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *