Tepe46 Dari Drummer, Gamer, Hingga Kini Youtuber
lokalkarya.com – Menjadi seorang youtuber bukanlah cita-cita yang banyak disebut anak-anak semasa kecil. Sama halnya dengan Teguh Prakoso, seorang Youtuber asal Jember, Jawa Timur ini. Dia tak pernah membayangkan sebelumnya untuk menjadi seorang youtuber.
“Cita-cita waktu masih kecil, ingin jadi Presiden,” begitu yang ia katakan di salah satu video di Youtube Channelnya.

Berawal dari keisengannya merecord dirinya dengan konten drum–cover lagu beberapa kali, kemudian diupload-lah pada youtube channelnya. Pria yang akrab disapa Tepe ini, secara tak langsung membuktikan bahwa kesempatan sukses sebagai pemain musik khususnya sebagai drummer, bisa diraih dengan berkarya melalui youtube, hingga karyanya dinikmati serta menghibur banyak orang.
Bukan hanya menunjukkan kepiawaiannya menabuh drum, kini Tepe juga mengisi youtube channelnya dengan konten Gaming Live. Dia memunculkan tayangan game yang sedang ia mainkan bersamaan dengan komentar dan yang ia fikirkan saat memainkan game tersebut.

Proses demi proses dijalani Tepe dari awal karirnya hingga sekarang. Dimulai dengan menggunakan kamera handphone android, satu per satu video ia produksi dan upload di youtube. Hingga saat ini kualitas video yang bisa dilihat di Youtube Channelnya memang memiliki kualitas tinggi, karena sudah menggunakan kamera dengan sepesifikasi tinggi.
“Awalnya record ya pakai handphone android ini, nggak langsung dengan tayangan yang bagus sempurna. Tapi nggak apa-apa biar ‘grow up’ bareng subscriber, kelihatan gimana beda kualitas video pertama sampai sekarang perkembangannya seperti apa,” jelasnya pada lokalkarya.id.
Bisa cek langsung di Youtube Channel tepe46, berapa banyak viewer dari setiap video di situ, wow! Untuk video yang baru ia unggah bulan lalu saja sudah mampu menarik perhatian sekitar 180 ribu viewer. Berarti sudah bisa bayangkan sendiri berapa jumlah subscribernya. Ketika ditanya mengenai viewernya dan haters, jawaban Tepe untuk masalah ini.
“Di youtube harus tanggung jawab, benar-benar mengerem omongan kasar, dan menginspirasi secara menghibur. Viewer dominan 17 sampai 23 tahun, 70% cowok, haters pastinya ada. Baru upload pun beberapa menit udah ada 2 dislike, Alhamdulillah tapi yang support lebih banyak,” ujar pria kelahiran Jember Jawa Timur ini.

Kesibukannya sebagai seorang youtuber tak mengganggu kegiatan sebelumnya, atau mengurangi waktu kebersamaannya bersama keluarga. Tepe pun tetap konsisten menjalani profesi sebelumnya sebagai seorang kontraktor.
“Ide itu jangan dipaksakan dan dijadikan beban, selama ini upload ya pas ada waktu nyantai, dan istri mendukung kok, malah jadi banyak waktu dirumah kan,” tuturnya sambil tersenyum.
Alumni Fakultas hukum Universitas Jember ini kini kerap mendapat endorsment dari beberapa perusahaan yang terkait dengan piranti game untuk memainkan produk game tersebut juga dari perusaan produsen perlengkapan komputer.

Ketika ditanya mengenai pendapatan menjadi seorang youtuber, ia menjawab dengan senyum sumringah di wajahnya. Selain itu, sekarang ia menikmati berbagai kegiatannya barunya yang juga sering diundang menjadi pemateri seminar mengenai youtuber.
“Lumayanlah, bisa buat bayar listrik bulanan dan makan sekeluarga. Dan yang penting, aku nggak pernah ngajak untuk jadi youtuber, tapi aku selalu sharing ilmu pengalamanku saja, intinya selalu jadi diri sendiri, biar kelihatan punya karakter, jangan niru dan memaksaakan diri,” jelasnya seraya menutup wawancara dengan tim lokalkarya.id.
Youtube Channel : Tepe46
Instagram : teandpe
