Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

News from Indonesia

Setahun MEA, Apa Kabar UMKM Jember?

lokalkarya.id – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah setahun berjalan. Dinamika ekonomi berputar lebih cepat karena keberdaannya. Dalam skala nasional, sudah sangat jelas bagaimana perbedaan sebelum dan sesudah ada MEA. Bagaimana di skala daerah, Jember misalnya? Adakah perbedaan yang mencolok?

Sekilas info Masyarakat Ekonomi ASEAN atau yang biasa disingkat menjadi MEA secara singkatnya bisa diartikan sebagai bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang artinya semua negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara (ASEAN) menerapkan sistem perdagangan bebas. Indonesia dan seluruh negara-negara ASEAN lainnya (9 negara lainnya) telah menyepakati perjanjian MEA tersebut

Setahun yang lalu tepat di bulan Januari, kita semua sudah dipusingkan dengan dimulainya MEA. Betapa tidak, MEA menyajikan konsep persaingan dan pasar bebas se-antero Asia Tenggara. Dimana kita sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) harus siap menerima persaingan dan pasar bebas tersebut dengan warga-warga sembilan negara lainnya yang termasuk dalam ASEAN.

Namun hal tersebut secara kasat mata kelihatannya tidak merubah bagaimana pola kehidupan kita sebagai masyarakat ekonomi. Kita tetap menjalankan hidup seperti biasanya, beraktifitas dengan profesi masin-masing seperti biasa, bahkan masih terlalu yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam artian tidak ada keinginan untuk mengupgrade kemampuan yang dimiliki untuk menatap lebih jauh soal MEA.

Keadaan ekonomi dalam skala masyarakat Jember misalnya, tidak ada yang berubah dari tahun-tahun yang lalu hingga setahun MEA berlangsung. Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa menjadi contoh yang paling kelihatan. Di sektor tersebut banyak pelaku-pelaku UMKM di Jember masih mempertahankan konsep produk dan bisnis yang masih tradisional. Padahal MEA tak hanya menuntut profesionalitas, tapi juga modernitas.

Apalagi saat ini sepakat dibilang sebagai era digital. Era dimana semua usaha baik jasa maupun dagang bisa dijalankan dengan pemanfaatan segala alat yang berbasis digital. Dalam ranah produksi hingga promosi, saat ini sangat erat kaitannya dengan digitalisasi. Seharusnya hal inilah yang harus diperhatikan lebih cermat oleh para pelaku usaha di dalam konteks MEA ini.

Para pelaku UMKM harus segera berbenah. Paling penting harus lebih ‘melek’ dengan dunia digital terlebih dahulu. Apapun itu usaha yang dijalankan, entah bisnis barang/produk/jasa yang sifatnya tradisional ataupun modern. Sudah saatnya mengusung barang ataupun jasa dengan konsep bisnis yang modern. MEA sudah berlangsung satu tahun, walaupun dampak kerasnya persaingan dan pasar bebas belum begitu terasa di Jember, berbenah diri dulu agar lebih siap menghadapi MEA harus segera dilakukan.

 

Bayu Arganata

Editor & Content Writer at lokalkarya.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *