More
    HomeUMKMPelatihan Perca Batik Banyuwangi Dorong Industri Kreatif Pariwisata

    Pelatihan Perca Batik Banyuwangi Dorong Industri Kreatif Pariwisata

    Published on

    spot_img

    lokalkarya.id – Seiring majunya industri batik di Banyuwangi, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi mengadakan pelatihan pengolahan kain-kain sisa (perca).

    Pelatihan ini diadakan selama 23-28 Agustus 2016 dan diikuti oleh 20 wanita. Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga yang memiliki keahlian menjahit.

    Salah satu pendamping yang ditunjuk adalah Doni Artama pemilik usaha tas batik Banyuwangi. Doni menyebut sengaja mengajarkan pembuatan sandal hotel, tas dan asesoris wanita.

    “Kalau kami mengajarkan harus simetris dan rapi. Hiasannya harus ada. Jadi ini melatih mereka ke depan mereka berkreasi dan jadi desainer,” kata Doni saat pelatihan di Dusun Kepuh Desa Pakistaji.

    Doni dan rekannya semangat membagikan ilmu yang mereka miliki ke semua peserta. Pasalnya keuntungan dari penjualan produk berbahan kain perca batik lumayan tinggi namun dengan biaya produksi yang rendah.

    “Untuk pembuatan sandal batik misalnya kalau perca costnya jadi rendah. Harga 1 kg perca batik Rp 15 ribu itu bisa jadi 50 pasang,” katanya.

    Doni kemudian mencontohkan sepasang sandal hotel bisa dijual dengan harga Rp 4500-5000. Sementara ongkos produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 2000 per pasang.

    “Dengan catatan prosesnya pakai manual saja. Kalau hotel kan pesen minimal 100 pasang. Kelebihan kita meski perca finishing kita maksimal, tepian sandal kita base dan yang kedua corak khas Banyuwangi,” tambahnya.

    Salah satu peserta Dewi mengaku senang dengan pelatihan yang diberikan. Warga dusun Krajan Desa Licin ini mengaku mendapat ilmu untuk berwirausaha.

    “Seneng banget ikut pelatihan, dapat pelajaran, ilmu yang banyak habis ini bisa bikin usaha kecil-kecilan kan modalnya sedikit,” kata wanita yang rajin mengikuti pelatihan ini.

    Dikonfirmasi terpisah Kepala Disperindagtam Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan saat ini pihaknya fokus dengan berbagai produk dari batik. Hary menyebut tidak ingin ada limbah dari industri batik yang terbuang.

    “Banyuwangi kan pabriknya batik sudah melejit. Sekarang banyak pembatik dan peminatnya banyak. Keindahannya batik kan eman (mubazir) kalau dibuang,” katanya.

    Hary menyebut pelatihan produk kreasi batik itu sengaja dikhususkan sebagai asesoris. Apalagi seiring berkembangnya pariwisata Banyuwangi dan adanya motif khas, produk tersebut diharapkan menjadi cinderamata yang berkesan.

    “Pemanfaatan limbah untuk asesoris mendukung pariwisata. Sesuai arahan bupati mulai banyak hotel-hotel berbintang di Banyuwangi sehingga sinergi dengan adanya itu,” tukasnya.

    Sumber: detik.com

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...