LokalKarya.id – Pernah nggak sih ngerasa ada yang kurang tiap kali makan Rawon atau Soto tanpa kerupuk? Kalau diminta menyebutkan makanan apa yang cocok dimakan sama kerupuk, juga pasti lebih dari 5 jenis makanan yang disebutkan , ya kan?! Coba datangi semua tempat makan di Jember, atau semua tempat makan di Indonesia, pasti jual kerupuk juga. Makanan apapun deh lebih nikmat kalau ditambah krupuk, apalagi ditambah makanannya ditemenin si dia~ (*eeaaa).

Menurut wikipedia, Kerupuk adalah makanan ringan yang dibuat dari tepung tapioka, garam, terkadang juga ada tambahan perasa dari ikan dan bahan makanan lainnya. Adonan bahan-bahan tersebut dikukus, kemudan dijemur dibawah sinar matahari, dan terakhir baru digoreng. By the way, pernah menemukan makanan di negara lain dengan Krupuk?. Hm… ragam jeniis krupuk di Indonesia ini buanyaaaak lho. Kalau di data, berapa UMKM di Jember yang produkksi kerupuk? Ratusan pasti. Apalagi kalau di data se Indonesia?! Lebih banyak lagi. So, bisa kita putuskan, jadi kerupuk adalah makanan khas Indonesia juga. Setuju nggak? Harus setuju. Hahahaha..
“ Kerupuk adalah makanan khas Indonesia juga”

Pernah dengar Krupuk Tang-Katang ? Wih… Namanya Madura banget, pengulangan suku kata belakang (Contoh : Lun-Alun, Lan-Jalan). Iya, masyarakat Jember kan banyak juga suku Madura, apalagi di daerah desa Sumberbulus, Ledokombo, Jember di tempat asal pembuatan krupuk ini. Tang Katang maksudnya adalah bunga yang biasanya ada didaerah pesawahan. Bunga tang katang ini nama aslinya Ipomoea pes capre, disebut Bunga Tapak Kuda “Bentuk krupuk ini mirip dengan bunga Katang, maka dari itu disebut krupuk Tang – Katang”, kata bu Maryati pembuat krupuk Tang-Katang.

Kerupuk Tang-tang terubuat dari Bahan Krupuk Beras, tepung tapioka, bawang potih garam, pewarwa kue dalam sehari produksi 4 kg krupuk. Krupuk khas Jember ini, ketika sudah digoreng, teksturnya mirip kerupuk Puli dan pastinya renyah!! “ Biasanya dikirim juga untuk pesanan ke Banyuwangi, Madura, juga Bali. Bahkan kalau hari raya besar lebih banyak pesenannya” , ujar Bu Matus pada LokalKarya.id.

Ibu Matus dan ibu Maryati lah yang mengelola usaha pembuatan Kerupuk Tang-Katang ini, sudah kurang lebih 3 tahun, ibu-dan anak ini membuat kerupuk Tang-Katang dan beberapa jenis krupuk lain di rumahnya. Selain mengirimkan krupuk mentahannya ke beberapa kota sekitar, mereka juga mengemasi krupuk Tang-Katang Mentah dan yang sudah digoreng dalam kemasan plastik kecil berisi 10 buah , yang di jual 2000 perbungkunya. Ada yang tertarik pesan Krupuk Tang Katang sekarang juga?!

