Kelontong Network – Jualan Sembako Gaya Baru
LokalKarya.id – Sembako adalah kebutuhan wajib ataupun pokok bagi setiap keluarga. Biasanya segala macam bentuk sembako bisa didapatkan di toko-toko kelontong. Dan di era yang seperti ini, toko-toko kelontong keberadaannya semakin didegradasi oleh hadirnya supermarket berjaringan yang jumlahnya tidak terkontrol, apalagi di Kabupaten Jember.

Keberadaan supermarket berjaringan memang membuat perubahan yang signifikan bagi kondisi perekonomian. Namun tidak bagi para pengusaha toko-toko kelontong, mereka kedatangan saingan yang lebih besar dan sistematis. Maka tidak sedikit toko kelontong gulung tikar, walaupun ada saja yang masih bertahan dengan tertatih-tatih.
Melihat keadaan yang demikian, M. Rachmad Hidayatullah Bersama rekannya Arisona Nugroho membuat sebuah terobosan baru. Bisnis yang mereka bangun bernama KELONTONG NETWORK. Sebuah bisnis penyedia sembako layaknya toko kelontong, namun dikemas secara modern dan dengan tampilan yang baru. Sebab sang pemilik memiliki jiwa muda dan banyak memiliki pemikiran mengenai konsep-konsep yang belum pernah ada.

“Sebenarnya saya bersama Arisona dan rekan-rekan hanya ingin berjualan sembako. Cuma berhubung kita masih muda dan dipenuhi pemikiran hal-hal baru, akhirnya saya buat bisnis ini dengan tampil beda.”, ujar pria yang juga sebagai pemilik ARISAN ARTIS ini.
Rachmad memiliki visi jangka panjang untuk bisnis KELONTONG NETWORK ini. Dia berkeinginan untuk bekerja sama dengan toko-toko kelontong yang ada sekarang. Kerjasama dalam bentuk mengkoneksikan antar toko kelontong seperti dari distribusi, branding, dan juga penetapan harga. Hal itu Mereka lakukan agar mampu bersama-sama menyelamatkan toko-toko kelontong yang masih tersisa. Atau bahkan menjadi kekuatan besar yang mampu menyaingi supermarket waralaba yang saat ini sangat menjamur.

Sejak dibuat beberapa hari yang lalu, KELONTONG NETWORK menjalankan sistem penjualan mobile. Berkeliling dari satu perumahan ke perumahan lainnya. Di setiap titik yang disinggahi, KELONTONG NETWORK membuka booth berukuran sekitar 3×4 meter dengan jam buka mulai pukul 2 siang hingga 9 malam. Biasanya titik yang dipilih KELONTONG NETWORK adalah gerbang masuk perumahan yang dituju. Seperti saat ditemui oleh lokalkarya.id, di pintu masuk Perumahan Bumi Tegalbesar. Program penjualan seperti ini diberi nama, BLITZ.
Untuk kedepannya, sang pemilik mengungkapkan bahwa sistem penjualan lainnya akan ditempuh dengan cara online. Namun hal itu akan dilakukan bila sudah terbangunnya koneksi kuat KELONTONG NETWORK dengan beberapa toko-toko kelontong yang akan diajak kerjasama. Dan juga untuk memiliki keberadaan outlet permanent bagi KELONTONG NETWORK sendiri.

“Inginnya sih, murni penjualan online. Tapi kalau penjualan sembako tidak didukung dengan cara offline seperti ini, akan sia-sia. Harus ada offline dulu, setelah itu online kita jalankan, kemudian baru akan ada outlet permanentnya.”, ungkap Arisona.
Selama menjalankan program BLITZ ini, tidak ada kendala berarti bagi KELONTONG NETWORK. Hanya cuaca yang tidak menentu yang menghambat aksi KELONTONG NETWORK. Dan juga masyarakat juga masih belum begitu tahu tentang toko kelontong terobosan baru ini sehingga masih harus benar-benar mengenalkan kepada masyarakat yang menghampiri mobile outlet KELONTONG NETWORK.
Selain dengan tampilannya yang berbeda, bisnis Rahmat yang satu ini akan menerapkan sistem membership dan macam-macam program lain yang akan dilakukannya. Dan pastinya di aspek harga, sang pemilik menjamin bahwa harganya akan lebih murah dari toko-toko grosir. Intinya, KELONTONG NETWORK akan memberikan terobosan yang berbeda sangat jauh berbeda dalam menjual sesuatu yang sudah umum.
“Kebanyakan anak muda masih minder untuk berbisnis hal yang sembako seperti ini. Padahal kalau sebenarnya bisa dikemas secara modern dan branding yang bagus, saya yakin bisa menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Jember atau bahkan secara nasional.”, tutur Rahmat.
Harapan besar Rahmat sebagai pemilik KELONTONG NETWORK adalah mampu membuat outlet, membership, dan jaringan yang lebih banyak. Selain itu yang paling penting adalah ia ingin mendapatkan supplier lokal Jember yang lebih banyak untuk mengangkat perekonomian daerah. Hal itu dilakukan agar mampu memotong biaya jalur distribusi produk dari industri langsung.
Qoutes:
“Apapun yang kita lakukan dalam bisnis bila dilakukan dengan konsentrasi tinggi dan dengan sentuhan yang menarik, usaha apapun, pasti bisa.” –M. Rachmad Hidayatullah, Salah Satu pemilik KELONTONG NETWORK.
Contact Person:
(Rachmad ) 085203558999
(Arisona ) 081234546101
E-mail: kelontong.network@gmail.com
Fanspage FB: Kelontong Network
