Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

EventsKreasi Pemuda

Jember Indie Clothing Hadirkan Ajang Unjuk Gigi Brand Clothing Lokal

LokalKarya.id – Geliat industri clothing di daerah tapal kuda terlihat semakin meningkat, hal ini terlihat dengan munculnya berbagai brand lokal baru yang menghadirkan konsep yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Perkembangan inilah yang ditangkap oleh 14famiglia, sebuah komunitas yang terdiri dari mahasiswa lintas jurusan di Universitas Jember, dengan mengadakan sebuah acara untuk mengapresiasi kiprah brand clothing indie di daerah tapal kuda. Acara ini mereka kemas dalam Jember Indie Clothing yang baru saja digelar 1-3 Desember lalu.

“Jember Indie Clothing adalah sebuah bazar baju yang dikemas dengan tema indie, acara ini mulai rutin diadakan setiap tahunnya sejak tahun 2015 lalu.“ ungkap Rizki, ketua penyelenggara Jember Indie Clothing 2017. Acara ini muncul karena belum ada wadah untuk menampung kreativitas anak muda Jember terutama dalam bidang clothing, “Kalau saya lihat di kota-kota besar seperti Malang dan Surabaya, sudah banyak sekali event indie clothing, saya lihat di Jember belum ada, padahal menurut saya brand lokal jember dan sekitarnya tidak kalah bagus, dari segi desain dan kualitas kaosnya”, tambahnya.

Pada penyelenggaraan di tahun ketiga ini, ada beberapa perubahan mendasar, salah satunya adalah lokasi acara yang mengambil Gedung Soetardjo, “Pada dua event sebelumnya, kami selalu menggunakan Gedung Serba Guna Kaliwates, tahun ini kami mencoba hal baru dengan memindah lokasi acara di area kampus”, ujar pria yang saat ini menempuh pendidikan di prodi Hubungan Internasional Universitas Jember ini. Pemilihan area kampus bukan tanpa alasan, karena Jember Indie Clothing membidik kalangan mahasiswa sebagai audiens utama.

Selama 3 hari, pengunjung Jember Indie Clothing disuguhi 30 brand clothing lokal yaitu : Godspeed 346, Little Rock, HUGE, Exhale, Woodlays, Truelofty, Banana Suck, Hatred, Deviltown, Overgass, Klanrock, Astral, Cobality, Shmd Merch, Wells, Fuka fuka, Morvine, Infeck, Limawatt, Babsking, Fake Bastard, Panda Hut, Sun Resist, Twinhead, Graymotion, Tigalima, Scenesuck!, Mbah Sayem, University dan Godbless.

“Jumlah brand yang berpartisipasi dalam Jember Indie Clothing tahun ini lumayan meningkat, dari 17 brand pada tahun lalu, kali ini ada 30 brand yang mengisi 17 stan di Gedung Soetardjo”, ungkap Rizki lagi. Pengisi stan ini didominasi oleh brand clothing yang berasal dari Jember dan Banyuwangi, dan juga beberapa wilayah tapal kuda seperti Bondowoso dan Probolinggo.

Tidak hanya menghadirkan pameran clothing, Jember Indie Clothing 2017 juga menghadirkan hiburan berupa penampilan dari 25 band indie yang berasal dari daerah tapal kuda. Dan selama 3 hari, pengunjung dapat menikmati penawaran menarik dari brand clothing indie sambil melihat performance dari band dan juga guest star Begundal Lowokwaru, Rebelion Rose, dan Wake up Iris!.

Wajah puas terlihat dari para pengunjung, salah satunya adalah Ardi, “Acara Jember Indie Clothing 2017 seru banget, selain nonton pertunjukan band, saya juga mendapatkan diskon kaos buy 1 get 1”, ungkapnya sambil menunjukkan hasil belanjaannya di hari terakhir.

Ke depannya, Rizki berharap agar bisa bekerjasama dengan makin banyak pihak, selain pemilik brand clothing, ia juga memiliki mimpi untuk menggandeng pemerintah dalam penyelenggaraan acara ini, “Tentunya saya berharap bisa mendapat support dari pemerintah, karena selama ini penyelenggaraan Jember Indie Clothing selalu menggunakan dana swadaya antara panitia dan owner clothing”, pungkasnya.

Sampai jumpa di event JIC tahun depan, dan semoga harapan panitia penyelenggara yang diwakili Rizki bisa terkabul tahun depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *