Dyqumbah, Bisnis Shoes Washing and Treatment Profesional dari Alas Kaki yang Terlupakan
LokalKarya.id – Musim sekarang memang tak bisa diprediksi. Kadang diawali dengan panas yang menyengat, kemudian mendung, dan tiba-tiba hujan turun tanpa kompromi. Hm, kondisi ini pasti mau ga mau juga membuat arek lokal yang sering beraktivitas diluar nih jadi harus lebih well prepare. Mulai dari jas hujan, cover bag, sampai urusan alas kaki bernama sepatu. Buat alas kaki, mungkin sekilas terlihat sepele ya, tapi kalau tak diperhatikan dengan benar, wah bisa-bisa aktivitas juga ikut terganggu.
Jarang sekali ada anak muda yang punya kebiasaan telaten membersihkan berbagai macam debu dan kotoran yang menempel pada sepatu dan sandal yang notabene menopang aktivitas harian. Ini disadari betul oleh Deden Indra Permana. Deden yang tahun ini genap berusia 31 tahun ini menangkap peluang ini dengan cermat. Ia mengaku awalnya memang karena kebiasaan dirinya yang memang hobi dengan yang namanya kata bersih. Termasuk untuk urusan sepatu.

Keisengannya dimulai saat laki-laki yang lahir di Jember namun masih memiliki darah keturunan Sunda dari sang ibu ini mencoba membersihkan sepatu temannya. Siapa sangka, melihat hasilnya, ternyata dua hingga tiga orang temannya yang berasal dari latar belakang berbeda-beda cukup terkejut. “Tapi saya justru lebih terkejut lagi dari mereka”, ungkap Deden sambil mengingat-ingat momen yang cukup menggelikan itu.
Dari situlah, ia mulai memikirkan peluang berbisnis dari jasa membersihkan sepatu yang kemudian dinamakan Dyqumbah (yang berarti dicuci dalam Bahasa Jawa dan Sunda) pada Desember 2016. Latar belakang Deden yang pernah bekerja di bidang engineering di Bekasi ternyata memang mentahbiskan dirinya lebih handal dalam urusan teknis.

Saat ditemui oleh Lokal Karya di ‘markas’ Dyqumbah yang saat ini berada di sebuah kost-an yang ia tinggali, yaitu di Jalan Kalimantan VI No. 6, dengan gamblang, Deden memaparkan teknik khusus membersihkan sepatu secara profesional. Dan, cara ini, diterapkan pula oleh Dyqumbah yang juga ber’markas’ di Jalan Gajah Mada Rambipuji, daerah asal Deden. Seperti apa tekniknya?
Pertama, kenali dulu jenis dan bahan materialnya (apakah kulit, kanvas, suede, sintetis, dan sebagainya) untuk menentukan perlakuan yang tepat. Kedua, siapkan alat-alat khusus seperti sikat khusus, kain lap khusus yang terbuat dari micro fiber, dan cleaner premium yang dipesan khusus dari luar kota bahkan luar negeri yang disesuaikan dengan bahan sepatu. Ketiga, terapkan teknik yang berbeda untuk tiap bahan yang berbeda.

Jujur, Lokal Larya juga sempat kaget loh pas ditunjukkan ‘alat perang’ berupa alat-alat khusus tadi, Ternyata persoalan membershkan sepatu jika benar-benar ditekuni profesional persis belajar sebuah ilmu baru. Dan, ternyata laki-laki kelahiran 10 April 1986 ini juga tak setengah-setengah dalam hal menuntut ilmu baru ini. Ia tak segan untuk upgrade ilmu langsung ke ahlinya, seperti ke owner Shoes & Care di Yogyakarta, bertandang ke Surabaya, hingga studi banding ke Makassar. “Itu semua saya lakukan untuk memperkaya teknik”, ungkapnya.
Berapa rate yang ia patok untuk sekali pembersihan sepatu profesional ini? Ada beberapa rate ternyata. Semuanya disesuaikan dengan bahan dan jenisnya tadi. Untuk bahan dan jenis kanvas, flat shoes, running shoes, Dyqumbah memasang tarif 35 ribu rupiah saja per pasang. Sedangkan untuk sepatu jenis kulit, cukup dengan 45 ribu rupiah saja per pasang. Dan, untuk sepatu-sepatu macam trail shoes, dihargai hanya dengan 60 ribu rupiah per pasang. Waktu pengerjaan juga dibagi tiga. Ada regular (2-3 hari), express (1 hari, dengan penambahan 10 ribu per pasang), dan fast cleaning (30 menit, dengan rate hanya 25 ribu rupiah per pasang).
Mengapa fast cleaning dibandrol lebih murah? “Karena membersihkannya ga se-deep cleaning yang regular dan express, yang mencakup bagian luar dan dalam.”, tambahnya.

Bagaimana respon customer Dyqumbah saat mengetahui rate nya pertama kali? “Awal pas tahu, temen-temen awalnya kaget, jadi mesti mengedukasi dulu. Jenis edukasinya ya menjelaskan aja kalau harga segitu udah murah karena udah menyesuaikan dengan lifestyle Jember. Kalo di luar Jember bisa sampai 50 ribuan paling murah sepasangnya, belum yang lainnya”, curhatnya panjang lebar. Tapi, ia juga bercerita, berbeda lagi respon customer yang memang sudah pernah tahu layanan shoes cleaning profesional seperti ini. Bagi mereka, harganya relatif terjangkau.
Meski edukasi yang Deden sampaikan masih bersifat sederhana dari mulut ke mulut, dan juga pemasaran dari teman-temannya yang juga memakai prinsip gethok tular, kini pelanggan Dyqumbah datang dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, karyawan swasta, pengusaha, pegawai bank, hingga sosialita.

Dari awal dibukanya secara resmi, selepas trial di akhir 2016, pada Februari 2017, ia menerima mulai dari 14 pasang sepatu hingga saat ini, rata-rata Dyqumbah sudah menerima kurang lebih 100 pasang sepatu.
Lambat laun, kini respon customer makin positif dan mengakui teknik yang diterapkan Dyqumbah, termasuk Lokal Karya yang juga diberikan kesempatan untuk mencoba jasanya. Tak heran jika Deden menyebutkan, ada satu hal paling unik yang hampir semua customer mengalaminya, yaitu respon eman atau sayang memakai sepatunya lagi karena terlihat tak ada bedanya dengan sepatu baru. “Sampai ada yang rela pinjem temennya demi sepatu bersihnya itu ga kepake dulu”, kelakarnya sambil tertawa.
Ke depan, Deden berharap usahanya ini bisa berjalan lancar dan berkembang, serta memberikan warna baru di Jember pada khususnya. Dan, ketika berkembang, bisnis semacam ini ia harapkan dapat menjadi lahan pekerjaan baru bagi masyarakat Jember. Semoga juga, dengan kesadaran akan kebersihan yang dimulai dari alas kaki yang sering disepelekan kebersihannya ini, kesehatan juga ikut terjaga.

Arek lokal yang juga punya harapan untuk selalu hidup bersih dan sehat, ga ada salahnya mulai dengan memperhatikan alas kakimu sendiri ya. Jika ingin hasil yang memuaskan, serahkan saja pada ahlinya, Dyqumbah. Kamu bisa langsung cus ke akun Facebook nya : dy’Qumbah, dan Instagram nya : @dyqumbah86 atau langsung hubungi via WA ke : 0821 22483 188.
