Club Roppang, Bermula dari Kamar Kos, Kini Buka 3 Gerai
LokalKarya.id – Tak mudah menemukan café maupun resto yang sesuai dengan keinginan kita. Kalau ingin menikmati makanan yang sesuai selera kita, ya bikin sendiri aja, begitulah celetukan ide yang tiba-tiba terlontar di benak Umar Samawi Tashar, owner Club Roppang.
Bermula dari kecintaannya terhadap roti panggang dan tidak menemukan kafe yang menyajikan roti panggang seperti yang dimau, maka ia mendirikan Club Roppang, yaitu sebuah kafe yang menyajikan roti panggang premium sebagai menu andalan.
Untuk memulai sebuah usaha bisnis, tidak melulu diawali dengan investasi yang besar. Begitu pula Club Roppang, yang dilahirkan dari sebuah kamar kos kosong yang ada di rumahnya pada Juni 2015. Kamar kos yang dijadikan kedai itupun hanya berkapasitas 8 orang saja. Saat itu, per harinya Club Roppang hanya menyajikan 10 porsi roti panggang. Pelanggan pun diminta untuk memberi kabar atau pesan terlebih dahulu apabila ingin datang ke Club Roppang.

Namun seiring berjalannya waktu, Club Roppang mulai melebarkan sayapnya dengan membuka gerai yang secara kapasitas lebih besar, yaitu kira-kira 40-60 orang. Bersama rekannya, ia mulai mengulik lagi menu-menu yang disajikan untuk pelanggan dan mendesain sudut-sudut ruangan di Club Roppang supaya terlihat menarik. Tidak dapat dipungkiri bahwa desain interior yang menarik dapat menjadi nilai tambah bagi sebuah usaha kuliner yang menyasar pengunjung usia 16-45 tahun.
Club Roppang ini tidak hanya menyajikan menu roti panggang saja, melainkan juga aneka ragam mie dengan topping berkelas seperti mozzarella, kornet, dan sejenisnya. Selain itu juga hadir Samyang kekinian yang memiliki tingkat level sedang sampai sangat pedas.

Keunikan Club Roppang lainnya adalah tatanan dapur yang terletak di depan gerai. Hal ini dimaksudkan agar dapur tetap terjaga kebersihannya. Selain itu pengunjung juga dapat memantau langsung proses memasaknya.
Kini Club Roppang semakin ramai dan semakin diminati anak muda. Sajian roti panggang yang khas selalu jadi incaran para pelanggan. Tak kurang dari 40 porsi roti saat weekday dan 60 roti saat weekend selalu terhidang di atas meja. Kesuksesannya ini tak lepas dari komitmen pemilik Club Roppang yang tetap konsisten menghadirkan cita rasa yang tetap sama walaupun gerai sedang sepi maupun ramai.

Berkat konsistensinya itu, kini Club Roppang semakin berkembang. Bermula dari kamar kos, kini ia telah membuka 3 gerai, yaitu di Jl. PB Sudirman, di Jl. Bangka, dan juga di Dira Shopping Center. Memang benar hasil tak akan pernah mengkhianati sebuah usaha.
Bahkan, laki-laki berkacamata asal Tangerang dan beristri perempuan asli Jember ini, juga tak pelit untuk berbagi ‘rahasia dapur’ nya. Seperti seorang mantan stafnya yang kini berhasil membuka gerai roti sendiri di daerah asalnya yang cukup jauh dari Jember. Bahkan, hingga sekarang masih terjalin silaturrahim antara keduanya.
Tak hanya itu, kalau arek lokal sudah sering berkunjung ke Club Roppang, pasti ngeh dengan frase roti pinggiran. Ya, ada saat-saat tertentu dimana Club Roppang memberikan secara gratis sajian roti pinggiran, yaitu roti yang berada paling ujung dalam satu kemasan bungkusan 1 pack roti. Sajian gratis itu disajikan sesuai selera pengunjung Club Roppang.

Tak jarang Club Roppang berbagi kebahagiaan bersama para pelanggannya. Pada hari ulang tahunnya, mereka selalu mengundang para penikmat roti panggang untuk menikmati roti panggang dan mies instan dengan toping mewah yang disajikan secara gratis. Makanya selalu pantau akun Instagramnya di @clubroppang untuk selalu mendapatkan kabar baik yang menjadi keberuntunganmu.
Pengunjung yang datang ke Club Roppang, biasanya datang berama-ramai bersama kawan-kawannya. Ada yang datang untuk mengerjakan tugas bersama, sekedar sharing cerita, nongkrong ala anak muda, atau sekedar menikmati me time. Biasanya mereka stay di Club Roppang selama 1 sampai 2 jam.
Permainan yang mengasah kreativitas juga disuguhkan untuk menemani pengunjung yang juga ingin bermain bersama teman-temannya. Wifi yang lancar, tempat yang instagramable dan karyawan yang ramah, membuat para pengunjung betah berlama-lama di sini. Jadi, kapan arek lokal datang lagi seru-seruan ke Club Roppang?
