More
    HomeUMKMCitarasa Kopi dari Kota Seribu Gumuk

    Citarasa Kopi dari Kota Seribu Gumuk

    Published on

    spot_img

    Macro Roastery LokalKarya.id

    Mulanya bisnis ini berawal dari kegelisahan dua sarjana teknik pertanian yang baru saja merampungkan masa studinya. “Kopi Jember ini juga punya kualitas baik. Namun masih banyak yang tidak tau, masih belum punya gaung,” demikian kalimat yang terlontar dari Ichsan, penggagas bisnis roaster kopi Macro Roastery.

    Dalam gegap gempitanya bisnis olahan kopi belakangan ini, minum kopi tak hanya minum kopi. Kopi kian menjadi komoditas yang mulai diperhitungkan benar bagaimana cara mengolahnya, dan bagaimana cara menyajikanya. Hal ini yang kemudian menjadi semangat duo sarjana teknik pertanian, Ichsan dan Panji dalam membangun bisnis roaster.

    Keduanya sepakat menamai bisnis roasternya dengan nama Macro. Sebuah usaha roaster kopi atau yang akrab disebut dengan sangrai kopi. Dibelilah mesin roaster kopi custom dari koleganya, asli bikinan lokal Indonesia. Diteruskan dengan pembelian peralatan lain untuk mendukung bisnis roaster kopinya, dan alhasil tak berselang lama dari munculnya ide bisnis ini, Ichsan dan Panji telah siap memulai bisnisnya yang beralamatkan di Jalan Mastrip Timur 110 B.

    Macro Roastery2

    Lokasinya terbilang tak semegah bisnis roaster kopi dikota besar yang syarat pernak-pernik mewah. Luas tanahnya sekira 100 meter persegi, didalamnya dibagi menjadi tiga ruang sesuai dengan kebutuhan. Ruang khusus roaster, rumah induk, dan etalase khas bar berbentuk L untuk mejanya. Tak ketinggalan toples kaca berisi biji-biji kopi hasil olahanya dan sederet aksesoris lain yang berhubungan dengan kopi.

    Namun dalam kesederhanaan bangunan dan aksesoris bisnis roater kopinya, Ichsan dan Panji punya prioritas untuk mengolah kopi lokal sekitaran Jember dan memasarkanya dalam skema rantai pasok yang lebih luas bahkan global.

    Dalam perbincangan santai dengan lokalkarya.id menurut Ichsan dan Panji setidaknya ada tiga pengklasifikasian biji kopi terlepas dari asal daerahnya. Arabica, Robusta, dan Liberica. Di Jember dan sekitarnya, setidaknya ada beberapa green bean caffe yang kualitasnya mampu bersaing dipasar global. Arabica Sidomulyo, Arabica Semeru, Arabica Panti, dan beberapa kopi lainya yang jadi sasaran utama Macro dalam mengolah dan memasarkan kopi hasil roasteranya. Sedangkan kopi-kopi nusantara juga tak luput jadi komoditas olahanya dalam memenuhi pasar kopinya. Namun, kopi lokal Jember dan sekitarnya jadi komoditas utamanya.

    Macro Roastery LokalKarya.id

    Dalam strategi pemasaranya secara offline, Macro mengawalinya dengan menawarkan ke sejumlah caffe disekitaran kampus Universitas Jember. Sembari membuat sejumlah akun media sosial sebagai etalase onlinenya. Dan hal ini berjalan berkelindan seiring upaya Macro dalam memberikan edukasi terbaik untuk para petani kopi disekitaran Jember.

    “Kopi yang baik adalah kopi yang sejak awal dirawat dengan baik. Mulai dari proses penanamanya, pemetikan, penjemuran, roaster, hingga ragam olahan sebelum akhirnya disajikan,” Ichsan memberikan penjelasan pada crew lokalkarya.id

    Kembali pada persoalan potensi kopi asli Jember dan sekitarnya, Macro berharap akan mampu bertahan dalam waktu yang panjang untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis roasternya. Tentu saja hal ini harus diimbangi dengan produktivitas kopi Jember yang sustainable dan konsisten menjaga kualitas. Hal ini yang terkadang menjadi kendala yang terus diupayakan Macro untuk lebih baik.

    Macro Roastery6

    Kendala tentang budaya para petani yang tak semuanya mau memanenya dalam fase biji kopi memerah, adalah salah satu hal yang acap kali ditemui Ichsan dan Panji. Pilihan untuk mengedukasi para petani kopi disekitaran Jember, menurut Ichsan dan Panji adalah kuncinya.

    “Kami menyebutnya ini sebuah konstruksi budaya turun temurun, dan itu kenapa kami selalu menyempatkan turun kelapangan untuk memilih sendiri biji kopi yang akan kami olah. Tak hanya itu, kami ingin mendobrak budaya “jual cepat” biji kopi pada tengkulak dengan perlahan memberikan edukasi tentang pentingnya timing pemetikan kopi yang nantinya akan menjadikan kualitas kopi terbaik, juga nilai ekonomi yang jauh lebih baik,” Ichsan memberikan sebuah komentar panjang tentang cita-citanya dalam mengembangkan kopi lokal Jember dan bisnis Macro Roaternya.

    kartunama

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...