Bayu Ananta, Dalang Cilik Asli Jember
lokalkarya.id – Hari kamis di akhir April lalu, tepatnya tanggal 27 April 2017, Jember sempat heboh dengan hadirnya seorang dalang cilik. Namanya adalah Bayu Ananta. Dia adalah putra asli Jember yang lahir dan tumbuh besar di Kecamatan Puger. Bayu diundang untuk turut serta meramaikan acara “Pekan Chairil Anwar” di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember.
Bayu diberikan porsi untuk meramaikan malam pada acara tersebut. “Pekan Chairil Anwar”. Tidak hanya menyajikan pagelaran wayang dalang cilik saja, didalamnya juga terdapat seminar regional dengan tema “Masa Depan Sastra Berbahasa Daerah”, dan juga penampilan dari musik keroncong. Sementara itu, Bayu Ananta merupakan salah satu aktor yang paling ditunggu-tunggu. Bagaimana tidak, semua orang pasti ingin melihat bagaimana seorang anak-anak mampu “mendalang”, bahkan melebihi kemampuan orang dewasa pada umumnya.

Malam itu, Bayu berhasil meramaikan malam yang seharusnya sepi. Bayu mengangkat cerita dengan lakon “Gatotkaca Jedi”. Dia berhasil mendapat tepuk tangan penonton berkan aksi akrobatik nan indahnya dalam memainkan wayang kulit. Tidak hanya itu, Bayu juga sangat jago dalam melantunkan tembang-tembang jawa kuno. Suara khas anak kecil yang dimilikinya menjadikan penampilan malam itu kian meriah.
Pada usianya yang masih 6 tahun, kemampuan Bayu dalam memainkan wayang kulit sudah sangat indah. Prestasinya pun juga tak kalah indah dari penampilannya. Dia meraih juara II Nasional dalam Festival dalang cilik. Bayu juga sering diundang para seniman lokal bahkan regional untuk unjuk gigi. Fenomena tersebut lagi-lagi menunjukan bahwa tidak hanya orang dewasa yang mampu mengharumkan nama daerah, para pemuda dan bahkan anak-anak pun mampu untuk melakukannya.

Bayu adalah satu dari sekian jiwa muda yang berhasil mengeksploitasi kemampuannya. Setidaknya, dia menyajikan contoh yang sangat sempurna bagi pemuda-pemudi untuk tidak lagi takut untuk semakin memperdalam bakat serta kemampuan yang mereka miliki. Orang yang berprestasi bukan hanya orang yang pintar dalam akademik. Akan tetapi, setiap orang mampu berprestasi jika mau dan tidak takut untuk memperdalam apa yang menjadi minat, bakat, serta kemampuan mereka. Majulah pemuda-pemudi Indonesia, dan teruslah berkarya! (yuniansyah surya)
