Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Alam & Wisata

Air Terjun Watu Lapis, Wisata Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

LokalKarya.idMendengar nama Gunung Semeru, pasti yang pertama kali terlintas dalam pikiran arek lokal adalah mendaki. Karena memang nama gunung ini sudah sangat terkenal, baik di tanah Jawa, nasiona,l maupun internasional. Tidak jarang turis internasional datang ke Indonesia hanya untuk mendaki Gunung Semeru. Namun pernah nggak arek lokal mendengar air terjun Watu Lapis? Hm, pasti hanya beberapa saja kan?

Wisata air terjun Watu Lapis terletak di Kecamatan Pasrujambe, tepatnya berada di Desa Pasrujambe, berjarak kurang lebih 34 km dari pusat kota Lumajang. Bisa dibilang tidak terlalu jauh karena akses menuju Desa Pasrujambe sangat dimudahkan dengan adanya penunjuk jalan. Letaknya yang begitu dekat dengan Gunung Semeru membuat tempat wisata ini menjadi tempat unik sekaligus menantang. Untuk wisatawan yang berkunjung ke air terjun Watu Lapis ini biasanya cukup ramai di hari Sabtu dan Minggu, sedangkan di hari biasa hanya beberapa saja.

Penuturan dari Prisma, salah satu arek lokal yang berkunjung mengatakan “Air terjun Watu Lapis sebenarnya sudah menjadi obyek wisata sejak lama namun tidak banyak terdengar oleh wisatawan. Tahun 2015 udah jadi obyek wisata unggulan. Kalau sebelum 2015 meskipun hari libur mungkin hanya orang lokal aja yang datang. Tapi sekarang sudah bukan dari masyarakat Lumajang aja yang datang kalau hari libur”.

via kim-sinar-harapan-tekung.blogspot.co.id

Letak air terjun yang berada di pedalaman hutan, membuat adrenalin terasa meningkat. Tapi jangan khawatir karena jalannya sudah nyaman untuk dilalui kendaraan bermotor, meskipun hanya kendaraan roda dua. Cenderung berliku namun terbilang masih aman. Setalah sampai di obyek wisata pun, tempat parkir motor berada sedikit agak jauh dari air terjun. Jadi harus jalan kaki dulu menanjak sekitar 5 menit. Untuk view dan suasana, arek lokal akan merasakan sensasi sejuk, dingin, dan nyaman dengan nuansa hijau yang berada di sepanjang perjalanan ketika berjalan kaki. Hanya ada suara gemercik air yang terdengar.

“Saya seneng banget pas datang dan bisa melihat langsung air terjun Watu Lapis. Jadi saya ga sia-sia datang jauh dari Jember. Apalagi penataannya yang rapi banget. Disediakan tempat sampah di beberapa titik agar masyarakat yang datang tidak membuang sampah sembarangan. Ga rugi deh mas pokoknya.” tutur wisatawan lokal dari Kabupaten Jember.

Untuk retribusi tiket masuk dan parkir tergolong sangat murah. Hanya membayar parkir Rp 2000 dan tiket masuk Rp 3000, arek lokal sudah bisa menikmati suguhan keindahan alam yang sangat indah dan khas. Dengan air yang jatuh dari ketinggian 30 meter, dan penataan taman yang sangat rapi seperti labirin, wisatawan akan dimanjakan betul dengan suasana dan suguhan pemandangannya. Kalau arek lokal lupa tidak membawa bekal, jangan khawatir, di kawasan air terjun Watu Lapis ini banyak yang mendirikan stan untuk berjualan. Untuk harga pasti juga bisa dikatakan murah. Tidak seperti di kawasan wisata lain yang kalau membeli di kawasan wisata harga akan melonjak tinggi.

via kim-sinar-harapan-tekung.blogspot.co.id

Kawasan wisata di Kabupaten Lumajang tergolong banyak. Bahkan dalam satu kecamatan saja bisa memiliki 3-5 obyek wisata. Dengan dukungan alam yang melimpah ruah dan sokongan pemerintah yang begitu antusias untuk memajukan destinasi wisatanya, banyak obyek wisata yang namanya menjadi lebih dikenal masyarakat luas. Salah satunya air terjun Watu Lapis ini. Jangan lupa mampir kemari ya arek lokal!

Bima Widjanata

Saya adalah mahasiswa di salah satu universitas Jakarta. Suka jalan-jalan dan makan, yang merupakan hal klasik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *