Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Kreasi PemudaUMKM

Dimore Guitar : Jadi Diri Sendiri

img-20160919-wa0009
Penulis ketika berbincang dengan Yudi, selaku pemilik usaha Dimore Guitar

LokalKarya.id – Seorang teman memberi gitar untuk menemani aktifitas saya ketika mengajar di Sokola Kaki Gunung, Dusun Sumber Candik Desa Panduman Kabupaten Jember. Mendapat hibah gitar adalah sesuatu yang menyenangkan. Namun, kondisi gitar yang lama tak terpakai ini rupanya butuh sedikit perbaikan. Menurut Mas Mungki, banyak yang bisa memperbaiki gitar namun butuh waktu yang tidak sebentar. Mas Mungki mengetahui pasti keadaan ini karena sebagai musisi senior Jember, punya pengalaman khusus tentang hal ini. Ia sendiri bingung merekomendasikan tempat yang tepat untuk memperbaiki gitar dengan cepat.

Biasanya, ketika kebingungan saya akan mencari jawaban melalui mesin pencari atau sekedar berselancar di beberapa group jual beli yang tersebar di facebook. Ketika membuka forum jual beli gitar, saya melihat satu akun Dimore Gtr sedang menggunggah foto Bass Guitar buatannya. Saya berpikir, jika ada yang menjual gitar buatan sendiri tentu bisa juga melakukan reparasi terhadap beberapa kerusakannya. Segera saya berkomentar di foto tersebut, Dimore Gtr merespon dengan cepat. Gayung bersambut, saya dipersilahkan langsung datang di tempat workshop mereka.

img-20160919-wa0008
Beberapa jenis gitar yang dibuat oleh Yudi. Foto diambil dari blog Dimore Guitar : http://dimore-guitar.blogspot.co.id/

Gitar segera saya bawa untuk mendapatkan beberapa perbaikan di Dimore Gtr yang bertempat di Jl. Mundu IX No. 29 Perumnas Patrang. Usaha pembuatan yang juga menerima reparasi gitar ini dirintis oleh Mohammad Suprayudi. Dimore Guitar adalah nama usahanya, hanya saja di jejaring sosial menggunakan ejaan Dimore Gtr. Ia bukan pendatang baru, karena dirintis sejak 2012 silam. Sudah banyak produk yang dibuat. Beberapa diantaranya adalah pesanan sesuai permintaan pelanggan. Ada juga produksi gitar karya sendiri yang disebut Dimore Style. Beberapa karyanya bisa dilihat melalui websitenya di http://dimore-guitar.blogspot.co.id/.

Yudi, selaku pemilik usaha akan menemani setiap pengunjungnya dengan ramah. Saya senang melihat caranya berbicara dan menjelaskan beberapa hal seputar gitar. Keramahan membuat percakapan mengalir dan membuat betah ketika mengobrol dalam waktu lama. Ia menjelaskan segala seluk beluk gitar dari bahan baku hingga metode pemasaran. Yudi belajar membuat gitar sejak kelas 2 SMA. Untuk membuat gitar, bahan baku yang dipakai berupa kayu dengan beragam kualitas. Ada beberapa bagian dalam gitar yang memakai bahan yang juga berbeda. Seperti kayu sonokeling atau rosewood, maple, mahoni, nangka hingga mangga kweni. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan performa gitar yang dibuat.

Meski pasar bebas telah membawa banyak produk dari luar negeri dengan harga dan kualitas yang bersaing, namun Yudi tetap optimis dengan usahanya ke depan. Ia belajar banyak dari beberapa produk Indonesia yang survive di Jawa Tengah. Inspirasi juga didapat dari produsen gitar asal Sidoarjo dengan merk Rick Hanes yang sudah bersaing dan mendapat apresiasi internasional serta disetarakan dengan merk besar seperti Gibson dan Fander. Yudi optimis produksi gitarnya nanti juga akan mendapatkan pengakuan internsional.

img-20160919-wa0010
Beberapa peralatan yang digunakan Yudi dalam bekerja membuat atau memperbaiki gitar

Pemasaran yang dilakukan cukup bagus, hal ini dapat dilihat dari kedudukan keyword Dimore Guitar dalam mesin pencari yang cukup populer. Optimis untuk tampil di dunia pergitaran lokal, nasional bahkan nantinya akan merambah dunia internasional. Namun hal ini tentu bukan berarti tanpa kendala. Bapak dua anak ini belum memanfaatkan jasa perbankan untuk mendapatkan modal usahanya. Hal ini dikarenakan masih mencoba meraba pasar yang belum stabil untuk produksi massal. Pembuatan gitar masih bertahan sesuai pesanan dengan menawarkan kualitas.

Setelah lulus pada tahun 2004 di jurusan Studi Pembangungan Fakultas Ekonomi Universitas Jember, Yudi berkarir sebagai medical representatif hingga beberapa tahun. Kemudian disambungnya dengan menjadi auditor. Namun sekarang hingga ke depan, Yudi memutuskan untuk menjadi diri sendiri dengan menekuni usaha pembuatan dan perbaikan gitar miliknya. Ketika di akhir wawancara penulis meminta apa pesan untuk pembaca lokal karya. Yudi hanya berkata “jadilah diri sendiri”. Memang cukup singkat tapi kata-kata ini bukanlah isapan jempol dan motto pasaran belaka.

Telp: 087712649169

Facebook : https://www.facebook.com/dimore.guitar

Twitter : https://twitter.com/dimore_gtr

Blog : http://dimore-guitar.blogspot.co.id/

Quote : Jadilah Diri Sendiri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *