Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

UMKM

Angkringan Sangkar Emas

LokalKarya.id – Bekerja sebagai pegawai di salah satu perusahaan ternama yang ada di Indonesia ternyata tidak menjamin seseorang puas terhadap suatu pekerjaan. Hal inilah yang dialami oleh Randhy Vega (Vega, nama sapaan). Dia adalah seorang karyawan perusahaan yang juga gemar berbisnis. Utamanya, Vega senang sekali dengan dunia bisnis di bidang kuliner.

Hal itu dibuktikan nyata dengan Vega yang sudah pernah memiliki sebuah kafe di kawasan Rambipuji. Walaupun pada akhirnya usaha miliknya itu harus gulung tikar karena alasan teknis operasional. Kafe tersebut hanya bertahan selama 5 bulan. Namun kenyataan yang demikian tak membuat semangat Vega untuk berbisnis runtuh begitu saja. Gagal di kawasan Rambipuji membuat ia semakin tertantang untuk membuat bisnis kuliner di kawasan kota Jember.

Melihat di kawasan kota Jember yang sudah dihuni oleh berbagai macam konsep, level, dan bentuk kafe maupun kuliner, Vega sempat merasa akan menemukan persaingan yang sangat besar sekali. Tanpa mengurungkan niat, akhirnya dia mencoba melakukan riset terhadap angkringan, warung kopi khas Jogja yang sudah banyak juga di Jember dan kota-kota lain. Karena menurutnya angkringan memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri dengan kesederhanaan konsepnya. Serta angkringan juga mampu memberikan margin laba yang lumayan tinggi dengan modal yang tidak terlalu besar.

Akhirnya dengan modal peralatan dapur yang sudah dimiliki dari bekas kafenya, dan juga tempat yang memanfaatkan halaman toko sangkar burung milik kakak kandungnya sendiri, Vega mampu membuat sebuah angkringan yang cukup menarik. Dia menamai angkringan tersebut dengan “ANGKRINGAN SANGKAR EMAS”. Nama SANGKAR EMAS adalah juga nama toko sangkar burung milik kakaknya, karena angkringan ini berada di halaman toko tersebut. Lokasinya tepat di belakang Depo Lokomotif Kereta Api Stasiun Jember, Jalan Mawar – Jember.

“Angkringan itu sangat sederhana sekali. Baik tempat maupun konsep dan apa saja yang dijual di dalamnya. Dan ternyata margin profitnya lebih besar daripada kafe. Makanya saya sangat tertarik.” tutur Vega.

Seperti dengan Angkringan pada umumnya, ANGKRINGAN SANGKAR EMAS milik Vega ini juga menyediakan menu-menu khas angkringan dengan harga yang terjangkau. Sang pemilik hanya mempoles konsep tambahan fasilitas saja. Vega menambahkan koneksi internet wifi dan juga proyektor serta screen yang digunakan sebagai sarana nonton bareng.

Memang bagi Vega, kenyamanan pelanggan harus sangat diutamakan. Dan cara dia adalah dengan mengutamakan fasilitas bagi pelanggan tanpa meninggalkan kearifan dari konsep angkringan sendiri. Keberadaan ANGKRINGAN SANGKAR EMAS yang di halaman sebuah toko memiliki kendala sendiri ketika cuaca sedang hujan. Walaupun memang sudah ada tenda yang mengelilingi angkringan tersebut, namun masih saja air hujan tetap mengganggu konsumen yang sedang menikmati santai di tempat tersebut.

Untuk masalah menu, Vega tidak ingin ambil pusing dengan menu makanannya. Dia bebankan kepada orang untuk membuatkan yang kemudian dijual di angkringan miliknya. Jadi hanya menu minuman yang langsung dibuat di ANGKRINGAN SANGKAR EMAS. Konsep bisnis kuliner berupa angkringan seperti ini diyakini Vega memiliki tingkat yang lebih sederhana dibandingkan kafe, namun memiliki jangka yang panjang. Vega berharap mampu mengembangkan bisnis ANGKRINGAN SANGKAR EMAS dengan membuka beberapa cabang di beberapa kawasan di kota Jember.

Quotes:

“Dalam membuat sebuah usaha, lakukanlah semuanya dengan sendiri terlebih dahulu. Lupakan gengsi untuk membangun sebuah usaha!” – Randhy Vega, pemilik ANGKRINGAN SANGKAR EMAS

CP: 081335296777 (Randhy Vega)

Media Sosial:

Angkringan Sangkar Emas (Facebook)

AngkringanSangkarEmas (Instagram)

Bayu Arganata

Editor & Content Writer at lokalkarya.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *