More
    HomeUMKMBisnis Meubel? Wanita Ini Ahlinya

    Bisnis Meubel? Wanita Ini Ahlinya

    Published on

    spot_img

    lokalkarya.id – Wanita tak melulu berbisnis di dunia fashion atau kuliner saja. Keahlian naluriah menata rumah memungkinkan untuk perempuan berada di bisnis furniture atau meubel. Salah satu tempat penjualan meubel yang berada di kawasan Jalan Mawar, Jember Jawa Timur, dikelola oleh wanita bernama Ami. Tak sembarang furniture, di kawasan ini terkenal sekali sebagai tempat untuk mencari meubel kuno.

    Menekuni usaha di bidang furniture ataupun perabot bersama sang kakak, Ami memulainya sejak tahun 1989 dengan nama Meubel Manasuka. Kebutuhan tempat tinggal yang semakin tinggi, dan menjamurnya bisnis cafe yang memiliki cozy interior design, menjual kenyamanan dan keunikan ruangan, dalam mendapatkan pelanggan, itulah yang menjadi peluang para pebisnis furniture. Keindahan furniture selalu bisa menjadikan sebuah spot keindahan dan kenyamanan tersendiri bagi yang berada di dalamnya.

    “Kalau bisnis ini kan nggak ada kadaluarsanya. Bisa saja berbulan-bulan belum laku, setahun kemuadian baru laku,” ujar ibu Ami.

    Rata-rata furniture bekas ini kondisinya sudah di bawah 70 persen, bahkan tak jarang ada yang kondisinya di bawah 50 persen. Setelah diperbaiki, meubel-meubel bekas yang diperoleh dari pengepul dan langsung dari warga ini dicat ulang agar menjadi lebih menarik dan tampak seperti produk baru.

    “Barang-barag yang masuk dihargai mulai 300 ribuan biasanya, tergantung lihat juga bagaimana kondisinya, kalau sudah banyak cacatnya, ya bisa 100 ribuan, karena untuk menjual lagi berarti masih ada perbaikan dulu dari sini,” jelasnya.

    Meubel-meubel hasil perbaikan atau biasa disebut rekondisi ini dijual dengan harga terjangkau, mulai dari 1 juta hingga 5,5 juta rupiah untuk 1 set meja dan kursi ruang tamu, atau ruang makan, tergantung jenis, kualitas, serta usia barang. Keuntungannya yang diperoleh sekitar 30  sampai 40 persen setiap unitnya.

    Dibanding meubel baru, memang harga meubel rekondisi ini lebih murah, bahkan selisih harganya bisa mencapai 50 persen. Namun, akan dihargai mahal pada jenis meubel-meubel tua karena biasanya jenis kayu yang digunakan kayu berkualitas bagus.

    Usaha Meubel Manasuka yang digelutinya bersama sang kakak ini, perharinya bisa mampu menjual 5 set meubel (lemari, 1 set meja makan atau meja tamu). Tak jarang barang-barang yang dibeli dan dikirim ke Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, dan Bali, untuk nantinya di ekspor ke luar negeri, seputar Asia, Jerman, dan Prancis.

    “Kendalanya ya biasanya complain pembeli, kalau ada barang yang rekondisinya tidak maksimal. Namanya juga barang second, nggak bisa mulus 100 persen,” ungkap Ami sambil tersenyum.

    Walaupun lokasinya tidak di tengah keramaian kota, showroom dan gudang Meubel Manasuka ini tetap ramai dikunjungi pecinta meubel kuno dan menjadi rekanan beberapa toko meubel lain.

    “Kalau sudah dekat lebaran, biasanya sampai kosong barang-barang di sini kehabisan. Tukang pun sampai lembur untuk mengerjakan pesanan, repair barang-barang. Nanti menjelang dua bulan setelah lebaran, baru keisi lagi banyak yang jual ke sini,” papar bu Amin pada lokalkarya.id.

    Tips berbisnis furniture:

    1. Bila modal kecil bisa mengawali sebagai sebagai reseller
    2. Menetapkan target pasar untuk kalangan menengah ke atas, atau menengah ke bawah
    3. Aktif mengikuti pameran
    4. Bergabung dalam asosiasi pengusaha furniture
    5. Memiliki atau melatih tenaga kerja untuk kreatif dalam rekondisi barang
    6. Mengurus NPWP & SIUP dan lain-lain untuk menjadi lebih terpercaya dan bisa untuk ekspor produk

    Latest articles

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...

    5 Alasan Kamu Harus Nonton Film Dilan 1990

    LokalKarya.id - "Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja". Nggak asing...

    More like this

    5 Tempat Seru untuk Kamu yang Mau Melewatkan Malam Tahun Baru di Kota Jember Saja

    LokalKarya.id - Apa kabar arek lokal di penghujung tahun 2017 ini? Sudahkah membuat resolusi...

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Mengisi Hari Libur Sekolah, ini Kegiatan Menarik yang dilakukan Pemoeda Pemoedi Condro

    Komunitas Pena Hitam : Wadah Anak Muda Berkumpul, Berbagi, serta Bebas Berkarya Seni

    LokalKarya.id - Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman now, Jember tumbuh dan berkembang...