Menari Untuk Pencitraan Bangsa
LokalKarya.id – Tak pernah bosan mengeksplor diri dalam setiap gerakan berbagai jenis tari tradisional Indonesia. Selalu bersemangat untuk pergi berlati, sudah menjadi kebiasaan dari kecil Sherly Octaviana. Dunia seni bukanlah hal yang baru baginya, “Sebenarnya dari masa sekolah di Jember dan dari kecil dikenalkan dengan berbagai macam seni-seni lain, seperti menggambar, melukis, menyanyi juga, tapi memang yang lebih aku pilih tekuni sampai saat ini, ya menari”ujarnya. Passion yang ia tekuni dari masih di bangku TK hingga saat ini di bangku kuliah membawanya menunjukkan keunikan Indonesia hingga kancah Internasioanal.

Tahun 2013, Sherly mulai bergabung dengan UKM bidang tari di Universitas Indonesia yaitu Krida Budaya. Kini ia menari as profesional dancer, bukan sekedar menari mengikuti arahan gerakan dari sang pelatih. Mempelajari tari tradisional lebih dalam lagi hingga paham akan setiap kostum dan make up yang ia gunakan, juga bagaimana olahtubuh, tata pangggung serta musik yang mengalun menemani setiap gerakan tariannya. “Dari menari akhirnya menemukan network, sahabat baru, lintas budaya bahkan lintas negara. Way of life kita dapatkan juga disini, seperti belajar kerjasama, disiplin, selalu profesional dengan tampil tersenyum apapun yang sedang kita rasakan selama menari”, katanya pada lokalkarya.id.

Bukan hal yang asing baginya kini untuk bisa tampil pada stasiun televisi, berkolaborasi dengan artis, seniman maestro terkenal, juga tampil dihadapan Presiden di Istana Negara. Ditahun 2015, ia berkesempatan untuk tampil di Turki, Spanyol, Belgia, Prancis dalam tournya selama 3 bulan mengikuti beberapa festival budaya di luar negeri. Diantaranya Nazioarteko Folklore Jarialdia Portugalete dan International Folklore Festival Burgos Spain. Di 2016 ini pun bersama teamnya dikirim sebagai delegasi dari Indonesia untuk mengikuti festival di China yaitu 5th Nayang Culture Festival, Xiamen China.
Merupakan satu kebanggaan juga baginya bisa menjadi salah satu delegasi muda Indonesia saat mengikuti berbagai festival diluar negeri, juga saat acara-acara penting dalam negeri seperti Asia United Network dan berkunjungan ke Universtas lain di Indonesia. Baginya menari bukan sekedar merepresentasikan gerakan saja. “ Dengan latar belakang ilmu yang aku miliki juga, disini bukan sekedar as dancer saja, tapi juga memberikan mutual understanding , menjadi delegasi Indonesia yang baik dan itu akan aku lakukan sampai kapanpun kareana cinta dengan Indonesia. Ingin sekali rasanya untuk memberikan pencitraan tentang Indonesia yang kaya akan budaya, unik, juga masyarakatnya yang baik ”

Pengalamannya menari gadis Alumni SMA 1 Jember ini,dibanyak tempat justru membuatnya bersemangat dan lebih mengembangkan diri dalam dunia tari tradisional yang selmana ini ia lakoni. “Pernah ketika tampil di Spanyol, kita menari di arena festival yang outdoor. Ketika itu hujan deras. Untungnya panggung masih beratap jadi nggak kebasahan saat menari, sedangkan arena penonton nggak beratap. Tapi para penonton ketika kita tampil, nggak beranjak pergi dari sana karena hujan, mereka tetap menonton penampilan kita dengan basah-basahan dan ketika kita selesai tampil beberapa penonton ada yang menghampiri kita, bilang dengan bahasa sana, bahwa mereka senang sekali bisa lihat tarian dari Indonesia , dan yang selama ini mereka dengar bahwa Indonesia itu indah dan unik itu benar, mereka ingin suatu saat bisa mengunjungi Indonesia. Dari pengalaman itu membuat kita tersentuh dan termotivasi lagi ”.

Kesibukan Sherly sehari-hari keliah dan bekerja, membuatnya harus merelakan waktu istirahatnya untuk berlatih bersama teman-teman teamnya. Namun tidak menjadikannya sebagai masalah besar untuk menghalanginya tetap menari “ Ketika menari ya aku akan melakukannya sepenuh hati. Nawaitu untuk berkarya dengan menari, dan itu juga sebagai amanah dimana harus melalukan kegiatan tersebut secara totalitas. Kalau nantinya ada bonus jalan-jalan juga ketempat-tempat lain, juga jalan-jalan keluar negeri, itu ya sebagai bonus saja dan aku juga percaya dengan Man Jadda Wa Jada (barang siapa yang bersungguh-sungguh maka pastiakan berhasil) “
“Sekecil apapun yang kita lakukan untuk Indonesia, itu akan berarti untuk negara kita”
