Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

Lokal Karya

Support Karya dan Usaha Lokal Di Sekitar Anda…

News from Indonesia

MEA Bikin Greget Profesionalitasmu!

LokalKarya.id – Adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) menjadikan suatu negara bisa menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara. MEA ini tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional. Nantinya, MEA akan membuat peluang tenaga kerja asing bisa mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang berprofesi di beberapa bidang berikut ini harus siap dan wajib untuk meningkatkan kompetensi mereka…

1. Insinyur

Insinyur/Engineer adalah seseorang yang bekerja menggunakan ilmu sains teknologi dalam memecahkan permasalahan. Lisensi sarjana teknik akan terdaftar di badan pengawas profesional, dan bisa menerima pengakuan lintas negara. Di beberapa negara, engineer asing harus terlisensi oleh Board of Engineers di sana untuk bisa mendapat proyek Engineer asing tersebut juga harus terdaftar sebagai engineer yang sah di negara asalnya. Begitu juga sebaliknya untuk pekerja asing yang bekerja di Indonesia

2. Perawat / Tenaga Medis

Perawat dan tenaga medis memiliki ruang lingkup kerja yang lebih luas, yaitu tidak hanya di dalam negerinya saja, tetapi juga di seluruh ASEAN. Jangan kaget lagi kalau melihat tenaga medis asing di rumah sakit-rumah sakit dalam negeri. Tenaga ahli di bidang kedokteran harus siap untuk bersaing. Akan tetapi, kebijakan dalam negeri beberapa negara juga tetap harus dipatuhi.

3. Tenaga pariwisata

Ini nih tenaga yang dibutuhkan untuk mempromosikan objek pariwisata . Beberapa tenaga pariwisata yang persaingannya akan lebih menantang misalnya agen tiket, pramugari, katering, tenaga di bidang perhotelan, dan sejenisnya.Tapi meskipun profesi saat MEA dibuka bebas, nggak akan sebebas itu kok, karena tetap diberlakukan syarat yang cukup ketat, agar tenaga kerja lokal yang berkualitas dan mampu tidak tergeser begitu saja.

4. Pekerja Seni

Persaingan kreatifitas pastinya terjadi. Ragam kreatifitas dalam seni musik, tari, lukisan dan banyak lagi. Tak terkecuali persaingan seni suatu produk. Ditahun 2016, sudah ada sebuat stasiun televisi swasta membuat ajang kompetisi yang melibatkan penyanyi di negara tetangga untuk bernyayi dalam musik dangdut. Semua pesesrtanya pun mampu bernyanyi dengan baik. Tidakkah masyarakat Indonesia harusnya menjadi paling unggul? Hal ini juga berlaku dalam segalam macam jenis seni yang dikomersilkan.

5. Buruh kasar

Di tahun 2016 ini mulai terasa fenomena banyaknya buruh kasar adalah pekerja asing Masyarakat Ekonomi ASEAN dimana tenaga-tenaga kerja Indonesia kalah bersaing dengan tenaga kerja asing. Para buruh (pabrik/bangunan) di Indonesia harusnya mendapat perhatian lebih dan melakukan terobosan-terobsan menaikkan kualitas. Ditahun 2016 ini jumlah peerja asing di Indonesia naik lebih dari 50 persen jika dibandingkan tahun lalu .

Produk lokal, karya Indonesia tentunya harus bisa mendapat tempat di hati pelanggan yang di harapkan tak hanya dari masyarakat Indonesia saja.

SIAP HADAPI MEA? HARUS!!

Dilansir dari monitor.com

Afrin Dwimey

Content Writer at LokalKarya.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *